Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image HALO MUSAFIR

Senyum Satire Pak Purbaya

Politik | 2026-09-16 08:26:56
Ilustrasi. Kemarau.

Selasa, 15 September 2026, di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I. Panggungnya resmi, khidmat, ada serah terima iPad berisi laporan kerja dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Tapi naskah pidato perpisahan yang sudah disiapkan rapi di dalam map, hanya dibacakan 35 detik.

Isinya cuma ini:

"Bagi saya hari ini momen penting... kalau waktu itu saya datang boleh ngomong panjang untuk menciptakan optimisme, sekarang saya serahkan ke Pak Suahasil aja ke depannya. Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini."

Selesai. Senyum. Wassalam.

Ini adalah seni tertinggi seorang pejabat yang baru saja di-reshuffle. Bukan marah, bukan klarifikasi 10 lembar. Hanya sepatah kata plus senyum.

Purbaya sendiri mengaku baru dapat telepon dari Mensesneg Prasetyo Hadi pada Senin pagi (14/9), saat sedang rapat dengan DPD. Rapatnya dihentikan, dia keluar, tidak kembali.

punya firasat: 50-50

Dalam psikologi kekuasaan, angka 50-50 itu bukan statistik. Itu adalah mekanisme pertahanan. Kalau kamu bilang 50-50, kamu tidak akan pernah terlihat kalah. Kalau bertahan, kamu visioner. Kalau dicopot, kamu sudah legawa. Senyumnya itu bukan bahagia, itu _closure_ yang dipaksakan.

Dan dia mengeksekusi _closure_ itu dengan sempurna di depan media: "Lebih happy, happy. Nanti malam bisa tidur tenang."

Terjemahan satirnya: Tidur tenang adalah kemewahan yang tidak bisa dianggarkan APBN.

Pergantian Tiba-tiba

Istana tidak merinci alasan resmi. DPR bilang ini hak prerogatif presiden.Tapi dalam politik Indonesia, kalau alasan tidak dirinci, ruang kosong itu akan diisi oleh kita, para penonton.

Lihat rencana setelahnya. Tidak ada rencana jadi komisaris BUMN, tidak ada _roadshow_ buku. Rencananya: "Abis ini mau mancing ikan di belakang rumah. Mancing mujaer, nila." 09d3

Dan kalimat paling satir yang keluar dari mulutnya tahun ini: "Gue punya kolam di belakang. Jadi bisa mancing di belakang rumah sambil ngelamun".

Jadi apa makna senyum sepatah kata itu di lepas sambut

Itu adalah pidato paling jujur. Di sebuah sistem di mana semua orang harus berpura-pura kaget saat di-reshuffle, pura-pura tidak tahu, dan pura-pura sedih saat melepas, Pak Purbaya memilih untuk tidak berpura-pura panjang lebar.

 

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image