Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nur Aini

Apa Kabar Palestina?

Agama | 2026-04-25 15:06:50

Prajurit TNI yang terluka karena serangan Israel saat menjalankan misi perdamaian bersama pasukan PBB di Lebanon (UNIFIL) di penghujung Maret lalu, akhirnya gugur. Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia gugur setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit. Ia dirawat usai terluka karena serangan Israel pada 29 Maret lalu di Lebanon. Dengan gugurnya Praka Rico, jumlah prajurit TNI yang meninggal di Lebanon kini menjadi empat orang. (Kompas.tv, 25/4/2026).

Israel kembali meluncurkan serangan udara ke wilayah Palestina. Badan pertahanan sipil Gaza menyebut serangan terbaru Israel di seluruh wilayah Palestina menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk lima orang dalam serangan yang menargetkan kendaraan polisi. (Detiknews.com, 25/4/2026)

Begitulah kabar Palestina terakhir jika mengetikkan pencarian kabar Palestina hari ini. Masih tidak banyak perubahan. Israel terus membabi buta, Palestina terus menjadi korbannya, bahkan pasukan TNI pun kembali bertambah yang meninggal dunia. Dan lagi-lagi dunia tak bisa berbuat apa-apa dan Indonesia belum keluar dari BoP.

Penjajahan dan kekejaman Zionis atas Palestina terus berlangsung adalah proyek imperialisme global yang ditopang penuh oleh negara Kapitalisme Barat. BoP adalah bukti nyata keterlibatan AS dalam menyukseskan penjajahan Zionis atas Palestina. Dukungan yang seharusnya diberikan kepada Palestina yang menjadi korban malah diabaikan. Sistem hukum internasional dan lembaga-lembaga seperti PBB hanyalah instrumen yang tidak mampu dan tidak mau melindungi umat Islam yang terjajah. HAM yang selalu dinarasikan Barat berstandar ganda. Akar masalah Palestina bukan sekadar pelanggaran HAM, melainkan ketiadaan pelindung (junnah) bagi umat Islam yakni Khilafah Islamiyyah.

Umat Islam harus sadar, kekuatan besar yang bisa menghadapi hegemoni AS dan Zionis hanyalah khilafah islam. Yang terbukti nyata pernah membebaskan Palestina pada masa Khalifah Umar bin Khattab dan Shalehudin Al Ayubi. Maka perjuangan untuk menegakkan tegaknya khilafah adalah agenda terpenting bagi umat Islam.

Memang resikonya tidak ringan, dihalangi sekuat tenaga oleh musuh Islam dan anteknya. Orang kafir pembela ideologi kapitalis, orang munafik dan fasik yang menjadi boneka barat niscaya akan melakukan segala cara mencegah tegaknya khilafah karena mereka sadar, tegaknya sistem islam adalah ancaman bagi tindakan kejam mereka. Namun para pejuang Islam juga tidak akan mundur, perjuangan menegakkan islam adalah sebuah kewajiban, pahalanya luar biasa. Surga balasannya.

Dengan khilafah umat Islam bisa melaksanakan jihad dengan seluruh potensi tentara Islam, pasti ini akan menggentarkan Zionis. Karena jihad dipimipin amirul jihad pasti akan bisa mengusir Zionis dari tanah Palestina, pasti akan membuat musuh Islam berpikir seribu kali untuk menyerang umat Islam.

Oleh karena itu, perjuangan menyerukan tegaknya khilafah, menyampaikan jihad dan khilafah adalah solusi masalah Palestina tidak boleh surut, harus terus dilaksanakan dan digencarkan. Demi mengubah nasib bangsa Palestina, menghentikan kekejaman Zionis dan menjadi amal yang kelak dipertanggungjawabkan di akhirat. Wallahu a'lam bishawab.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang mengerjakan kebajikan bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa; Dia sungguh akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridai; dan Dia sungguh akan mengubah (keadaan) mereka setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun. Siapa yang kufur setelah (janji) tersebut, mereka itulah orang-orang fasik.

(An-Nūr [24]:55)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image