Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ahmad Fahmi Fadilah, S.H.

Mengkritik Pemerintah Itu Hak, Sadar Diri Itu Kewajiban

Tangsel | 2026-01-03 12:57:02

Secara pribadi, saya tidak menutup mata bahwa mengkritik pemerintah adalah hal yang wajar, bahkan perlu. Ketika jalan rusak, banjir berulang, atau sampah menumpuk, wajar kalau publik marah dan menyebut pemerintah tidak becus bekerja. Pemerintah memang punya tanggung jawab besar karena mereka diberi mandat, anggaran, dan kewenangan. Kritik adalah bagian dari kontrol sosial yang sehat.

Foto: republika.co.id

Namun di sisi lain, saya juga merasa ada kebiasaan kita yang sering luput disadari: terlalu cepat melempar kesalahan sepenuhnya ke pemerintah, tanpa sempat bertanya pada diri sendiri, “Saya sudah berbuat apa?” Dalam urusan kebersihan, misalnya, kita sering berlindung di balik kalimat, “Saya kan sudah bayar pajak, sudah bayar iuran sampah.” Seolah setelah itu, urusan selesai dan tanggung jawab berpindah sepenuhnya ke negara.

Padahal membayar pajak atau iuran bukan berarti bebas membuang sampah sembarangan. Masih banyak dari kita yang dengan santai membuang sampah ke selokan, sungai, atau pinggir jalan, lalu kaget ketika banjir datang. Di titik ini, menyalahkan pemerintah sepenuhnya rasanya tidak adil. Negara boleh dikritik, tapi kebiasaan buruk masyarakat juga tidak bisa dibela.

Saya percaya pemerintah bekerja, meski sering kali tidak terlihat langsung oleh masyarakat. Tidak semua upaya bisa dirasakan cepat, dan tidak semua kerja bisa viral di media sosial. Itu bukan berarti pemerintah selalu benar atau kebal dari kritik. Kritik tetap perlu, bahkan keras sekalipun. Tapi kritik akan lebih bermakna kalau dibarengi kesadaran bahwa kita juga bagian dari masalah, sekaligus bagian dari solusi.

Menyalahkan pemerintah karena kerja yang tidak maksimal boleh saja. Tapi kalau kita sendiri masih membuang sampah sembarangan, malas memilah sampah, dan tidak peduli lingkungan sekitar, rasanya kita sedang menuntut sesuatu yang belum kita lakukan. Perubahan tidak hanya datang dari atas, tapi juga dari kebiasaan kecil di bawah.

Membersihkan lingkungan bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Negara mengatur dan memfasilitasi, masyarakat menjaga dan mematuhi. Kritik tanpa kesadaran diri hanya akan jadi keluhan berulang, sementara masalahnya tetap di tempat yang sama.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image