Dari Waktu Luang ke Volunteer Work: Bagaimana Mengisi Kekosongan Karier Gen Z?
Gaya Hidup | 2026-01-02 01:11:39
Di tengah rutinitas yang dipenuhi layar dan tenggat waktu, waktu luang kerap kali terasa hampa. Banyak Gen Z berada di persimpangan, terus menggulir media sosial atau mencari aktivitas yang lebih bermakna. Salah satu aktivitas yang mulai dilirik adalah volunteer work, yaitu kegiatan sukarela yang bukan hanya mengisi waktu luang, tetapi juga membantu dalam membangun arah dan membentuk jenjang karier.
Apa Itu Volunteer Work?
Volunteer Work merupakan bentuk kontribusi sosial tanpa imbalan finansial. Kegiatan ini mampu memberikan rasa tujuan, terutama bagi Gen Z yang sedang dalam masa transisi setelah masa perkuliahan atau di awal perjalanan kariernya. Menurut laporan United Nations Volunteers (2023) menunjukkan, aktivitas sukarela membantu generasi muda dalam mengurangi rasa kosong sekaligus mengembangkan keterampilan praktik, seperti komunikasi dan kerja sama tim.
Selain dampak pada diri sendiri, tentunya volunteer work juga relevan secara profesional. Di tengah persaingan kerja yang ketat, pengalaman sukarela dapat menjadi daya tarik yang mampu memperkuat CV dan menunjukkan soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Menurut data LinkedIn (2023) menunjukkan bahwa banyak perekrut lebih menyukai kandidat dengan pengalaman menjadi volunteering karena mampu mencerminkan sikap inisiatif, empati, dan komitmen terhadap masyarakat—nilai yang tidak selalu terlihat dari catatan akademik semata. Bagi Gen Z yang kerap merasa kurang pengalaman formal, volunteering akan menjadikan sebuah jembatan transisi dari dunia perkuliahan menuju dunia profesional, tanpa adanya tekanan target ataupun tuntutan finansial.
Waktu untuk memulai volunteer work sebenarnya cukup fleksibel. Banyak Gen Z memulainya pada saat jeda penting dalam hidupnya, terutama saat jeda perkuliahan, masa mencari kerja atau libur panjang. Tempat kegiatannya pun beragam, mulai dari komunitas lokal, organisasi sosial, hingga kegiatan yang diselenggarakan secara daring yang terhubung kemanapun. Fleksibel ini membuat volunteering mudah diakses oleh Gen Z dengan latar belakang dan kesibukan yang berbeda.
Di dunia yang penuh pilihan ini, waktu luang adalah kesempatan untuk tumbuh. Jadilah Generasi yang berani melangkah dari zona nyaman, karena setiap jam sukarela adalah langkah menuju karir yang lebih bermakna dan indah.
Teruslah mencoba, dan lihatlah bagaimana dunia membalas perbuatan baik kamu dengan peluang yang tak terduga.
Penulis,
Fajar Faujiah
Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen Program Sarjana.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
