Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Akun montoon Ml

Menemukan Diri di Antara Angka, Logika, dan Peluang Masa Depan

Eduaksi | 2026-02-01 19:07:23

Nama saya Maziah Zahroul Wardah, lahir pada tanggal 30 September 2006, sebagai putri dari HA Khabir Wasie. Sejak kecil, saya meyakini bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang proses mengenali diri dan menyiapkan masa depan. Karena itu, belajar selalu saya jalani dengan kesungguhan dan rasa tanggung jawab.

Maziah Zahroul Wardah, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil. (Dokumentasi Pribadi)

Saat duduk di bangku sekolah dasar, minat saya sempat terlintas di dunia kesehatan. Pelajaran yang berkaitan dengan sains dan tubuh manusia selalu membuat saya antusias. Pada masa itu, saya berusaha meraih nilai terbaik dengan harapan dapat melanjutkan pendidikan di kampus yang baik, pada jurusan yang sesuai dengan minat saya.

Namun, perjalanan pendidikan membawa saya pada penemuan baru. Ketika memasuki jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), saya mulai menyadari bahwa bakat terbesar saya ada pada matematika. Berbeda dari pandangan banyak orang yang menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit, bagi saya matematika justru terasa menyenangkan. Angka, rumus, dan logika memberi tantangan yang membuat saya terus ingin belajar lebih dalam.

Sejak saat itu, kecintaan saya pada matematika semakin kuat. Saya menikmati proses berpikir sistematis dan analitis, serta kepuasan saat menemukan jawaban yang tepat. Dari sanalah muncul cita-cita saya untuk menjadi seorang ahli matematika, impian yang terus saya pegang hingga sekarang.

Dalam perjalanan akademik, saya bersyukur dapat mempertahankan prestasi yang konsisten. Sejak kecil, saya sering meraih peringkat pertama di kelas dan beberapa kali menjadi juara umum. Prestasi tersebut saya pandang bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai hasil dari kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan keluarga yang selalu mendorong saya untuk terus berkembang.

Saat ini, saya menempuh pendidikan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil. Pilihan ini saya ambil bukan tanpa pertimbangan. Teknik sipil saya lihat sebagai bidang yang mampu menggabungkan kecintaan saya pada matematika dengan standar ilmu secara nyata. Selain itu, teknik sipil memiliki peluang kerja yang sangat luas, mulai dari sektor konstruksi, perencanaan infrastruktur, konsultan teknik, hingga peran strategis dalam pembangunan nasional.

Bagi saya, memilih teknik sipil bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang kesiapan menghadapi dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Di bidang ini, kemampuan logika, perhitungan, dan pemecahan masalah sangat dibutuhkan, sekaligus membuka kesempatan karir yang beragam dan berkelanjutan.

Perjalanan hidup saya mengajarkan bahwa minat dapat berkembang seiring waktu. Dari ketertarikan awal pada dunia kesehatan, hingga menemukan jati diri dalam matematika dan teknik, saya belajar bahwa konsistensi, keberanian mengenali potensi diri, serta kesiapan melihat peluang masa depan adalah kunci utama dalam menentukan arah hidup.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image