IBADAHKAN HATI, PUASA TIDAK CEDERA

Image
Darma Wati
Eduaksi | Wednesday, 20 Apr 2022, 05:18 WIB
Sumber Gambar: https://ms.37thtexas.org/im-genes-de-corazones

Ibadah hati merupakan salah ibadah yang paling penting. Ibadah ini menjadi dasar ibadah lainnya sehingga biasa disebut pondasi yang akan dapat mengimbaskan nilai kebaikan kepada ibadah yang dilakukan oleh seluruh anggota tubuh manusia.

Ibadah hati adalah ibadah yang sangat rahasia. Dikatakan demikian, karena hanya pribadi yang tahu dengan Tuhan. Ibadah hati memiliki tujuan yang sangat indah yakni meraih keridaan Allah SWT. Ibadah ini lebih mengharapkan cinta dan kasih sayang dari Allah SWT.

Dasar cinta kepada Tuhan melalui ibadah hati akan menjadi kekuatan utama untuk melakukan ibadah lainnya. Ibadah hati diwujudkan dalam bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.

Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah: 83, yang artinya” Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.

Tanda-Tanda Ibadah Hati

Ibadah hati ditandai dengan ibadah yang tiada putus kepada Allah SWT. Diawali dengan taubat yang sesuangguhnya taubat, atas kesadaran akan dosa yang bisa menjadi penghalang kedekatan dengan Allah SWT. Inilah yang disebut dengan taubatan nasuhah. Selanjutnya, banyak melakukan ibadah dengan menunjukkkan ketenangan dan kekhusyuan. Ibadah hati dilakukan dengan banyak mengungkapkan kekaguman dan kerinduan kepada Allah SWT, menuju kepada kecintaannya kepada Allah SWT. Seorang hamba jika ibadah hatinya bagus makai ia menunjukkan kasadaran yang tertinggi bahwa ia rida akan takdir yang diberikan Allah kepadanya baik takdir itu baik, sesuai harapannya, maupun buruk sesuai ketentuan Allah namun tidak diharapkannya. Ibadah hati yang mapan mengantarkan manusia lebih mengutamakan keindahan hidup yang abadi atau kekal dan tidak mengutamakan kehidupan yang sementara.

Selain itu, ibadah hati dilakukan dengan meninggalkan sesuatu yang bisa mengotori hati, misalnya peyakit-penyakit hati antara lain: dengki, hazad, iri, dendam, riya, dan buruk sangka, serta berniat untuk maksiat.

Hubungan ibadah Hati dengan Puasa

Puasa artinya menahan. Menahan segala-galanya yang dapat merusak dan mencederai hubungan dengan Allah. Puasakan mata, hati, tangan, dan seluruh anggota badan, termasuk hati. Jika ibadah hati berjalan dengan baik, maka Insya Allah kualitas puasa tidak akan cedera.

Demikian catatan mengenai ibadah hati ini, sebagai simpulan agar dapat dekat kepada Tuhan dan puasa tidak cedera maka ibadah hati adalah pondasi utama, yang harus dijaga, guna meraih keridaan-Nya.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Saya adalah seorang guru. Menulis adalah salah satu hobi saya, dan Belajar sepanjang hayat adalah prinsip hidup saya.

SELENDANG PERKASA

Bentuk Karakter Anak Melalui Puasa

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Pastikan Dapur Dalam Keadaan Bersih, Lapas Purwokerto Lakukan Inspeksi Hygiene Sanitasi

Image

Opini tentang APBN 2022

Image

Menelaah lebih dalam mengenai Konsep dalam Bisnis Syar'iah

Image

Tambahan Pelunasan Utang Karena Ta'widh dalam Ekonomi Syariah apakah Termasuk Riba?

Image

Opini tentang APBN 2022

Image

Rori Perwira Jadi Calon Kuat Ketum Imarindo

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image