Mahasiswa Berperan Penting dalam Pendidikan Antikorupsi
Politik | 2026-11-03 15:44:00Berperan Penting Mahasiswa Bagi Pendidikan Antikorupsi
Korupsi menjadi hal biasa bagi bangsa Indonesia bahkan sudah seperti tradisi bagi bangsa Indonesia,pendidikan antikorupsi menjadi salah satu strategi pemberantasan korupsi, karna dapat menciptakan ruang lingkup antikorupsi dalam membagun generasi muda. Dalam Webinar Nasional "tunjukan aksi lawan korupsi" 2021 yang diselenggarakan Universitas katolik parahyangan (UMPARI) yang bekerja sama dengan KPK RI.
Menurut Samuel M.P Hutabarat menjelaskan pentingnya peran pemuda dalam pendidikan antikorupsi, menurut dia, hendaknya generasi muda menjadi pilar yang memberikan pengaruh positif paling tidak untuk sekitarnya. Sebagai penerus bangsa, pemuda harus mempunyai tanggung Jawab atan kesadaran tentang bahaya korupsi. Secara harafiah korupsi artinya adalah kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidak Jujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian(Veratika,2021).
kita bisa melibat korupsi ini bersifat amoral.tidak sesuai dengan norma-norma,korupsi di Indonesia didasari dari gaya hidep dan mental miskin yang khawatir bahwa kesempatan itu tidak datang lagi dan hal ini juga perlunya memberikan sanksi keras untuk menimbulkan efek jera. masyarakat pun harus wajib ambil peran membangun sifat antikorupsi, masyarakat harus paham bagaimana melakukan pencegahan, dan dalam Pendidikan Juga perlu ditingkatkan, baik di tingkat pendidikan tinggi dan dasar(Veratika,2021).
Seluruh lapisan Masyarakat Juga harus ikut diajak berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi terutama mahasiswa yang menjadi penerus bangsa. beberapa perguruan tinggi juga memajukan Pendidikan antikorupsi ke mata kuliah umum. Seperti Universitas PGRI Yogyakarta(UPY) dengan nama mata kalian umum "Pendidikan anti korupsi Sebagai integritas mewujudkan indonesia bangkit lebih kuat"materi kuliah umum ini berisi bagaimana mahasiswa akademika UPY bisa berperan aktif dalam dan melaportan perilaku korupsi, Menurut pendapat Saya korupsi adalah dosa besar sehingga banyak yang tak sadar banwa korupsi banyak sekali berdampak para masyarakat seperti tidak mendapat fasilitas yang Seharusnya didapatkan, jadi sebagai manasiswa jangan Sampai tidak Mendapat kan pendidikan antikorupsi karna sangat penting sebagai Seorang pemimpin Bangsa. Seperti yang dikatakan spesialis sosialisasi dan kampanye antikorupsi KPK Soraya sri Anggarawati.
"Generasi muda harUs membentengi dirinya agar tidak berprilaku koruptif. pemuda berperan aktif sebagai kekuaran moral, kontrol sosial, dan agen perubanan dalam sagala aspek pembaganan nasional" (pentingnya pendidikan Antikorupsi di perguruan Tinggi, 2021).
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa korupsi di Indonesia telah menjadi fenomena sistemik yang berakar pada masalah moral, gaya hidup, dan mentalitas kelompok. Menghadapi tantangan ini, pendidikan antikorupsi memegang peran krusial sebagai strategi preventif jangka panjang guna membangun ekosistem yang berintegritas sejak dini. Generasi muda, khususnya mahasiswa, memegang tanggung jawab strategis sebagai pilar moral, kontrol sosial, dan agen perubahan yang harus membentengi diri dari perilaku koruptif. Implementasi pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi seperti yang diwujudkan melalui mata kuliah umum serta keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam melakukan pencegahan, menanamkan kesadaran akan dampak sangat buruk korupsi bagi hak-hak publik, serta melahirkan calon pemimpin bangsa yang berintegritas demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan bangkit lebih kuat.
Grehenson, G. (2023, Maret 24). Pragmatisme, keserakahan, dan kegagalan membangun sistem jadi akar persoalan korupsi di Indonesia. Universitas Gadjah Mada. ugm.ac.id
Universitas PGRI Yogyakarta. (2022, November 26). Pentingnya peran mahasiswa dalam pemberantasan korupsi. elektromedis.upy.ac.id
Veratika, I. (2021, September 6). Pentingnya pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi. Universitas Katolik Parahyangan. unpar.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
