Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Mahad Nabil Hasyim Al-Hasyimiyyah

Tradisi Keilmuan yang Terus Hidup, Alumni Mahad Nabil Hasyim Gelar Mudzakarah XIII

Pendidikan | 2026-08-30 04:38:43
Keterangan: Suasana kegiatan Mudzakarah Alumni Ke-XIII Ma'had Nabil Hasyim Al-Hasyimiyyah di Dusun Gontor, Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam, 28 Agustus 2026 (Sumber: Dokumentasi Media Alhasyimiyyah)

Lombok Tengah – Alumni Ma’had Nabil Hasyim Al-Hasyimiyyah kembali menggelar Mudzakarah Alumni Ke-XIII di Dusun Gontor, Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam, 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ustaz Juaini tersebut dimulai sekitar pukul 19.30 WITA, setelah salat Isya. Mudzakarah diikuti oleh para alumni sebagai bagian dari agenda silaturahmi sekaligus kegiatan keilmuan.

Mudzakarah Alumni menjadi wadah bagi para lulusan Ma’had Nabil Hasyim Al-Hasyimiyyah untuk tetap menjaga komunikasi dan mempererat hubungan persaudaraan setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Selain bersilaturahmi, para alumni memanfaatkan pertemuan tersebut untuk mengkaji kembali sejumlah materi keagamaan yang pernah dipelajari selama menempuh pendidikan di Ma’had.

Bahas Empat Perkara yang Membatalkan Wudu

Salah satu materi yang dibahas dalam Mudzakarah Alumni Ke-XIII adalah نَوَاقِضُ الْوُضُوءِ أَرْبَعَةُ أَشْيَاءَ (Nawāqiḍul-wuḍū’i arba‘atu asy-yā’in), yakni pembahasan mengenai empat perkara yang membatalkan wudu.

Kajian tersebut menjadi bagian dari upaya para alumni untuk mengulang sekaligus memperdalam pemahaman terhadap ilmu agama. Pembahasan berlangsung dalam suasana diskusi yang penuh kekeluargaan antarpeserta.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa proses belajar tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan di pesantren. Para alumni diharapkan terus melanjutkan tradisi belajar, mengamalkan ilmu, serta memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”

(HR. Muslim)

Hadis tersebut menjadi salah satu pengingat akan pentingnya menjaga semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga Silaturahmi Antaralumni

Mudzakarah juga menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali bertemu setelah menjalani aktivitas dan kesibukan masing-masing.

Pertemuan yang dilaksanakan secara rutin diharapkan dapat memperkuat ukhuwah serta menjaga hubungan antarlulusan Ma’had Nabil Hasyim Al-Hasyimiyyah.

Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempertahankan tradisi keilmuan yang telah diwariskan oleh para guru dan masyayikh. Ilmu yang pernah dipelajari di pesantren terus dihidupkan kembali melalui diskusi, kajian, dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Mudzakarah Alumni Ke-XIII, para alumni berupaya menjadikan silaturahmi dan kegiatan keilmuan sebagai bagian dari keberlanjutan pendidikan pesantren di tengah kehidupan masyarakat.

Menjaga Ilmu, Mempererat Ukhuwah, Melanjutkan Perjuangan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image