Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad Dava

Unit Alat Ultrasonik Tenaga Surya Diuji di Lahan Pertanian Sidomukti

Eduaksi | 2026-07-15 04:16:32

Kabupaten Gresik — Sebanyak 15 unit alat pengusir hama tikus ultrasonik tenaga surya telah selesai melalui tahap pengujian fungsional dan resmi dipasang di lahan pertanian Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Mahasiswa KKN Sub Kelompok 2 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Sebelum dipasang di lapangan, seluruh unit alat terlebih dahulu diuji satu per satu untuk memastikan komponen panel surya polisilikon berkapasitas 2 volt per 45 miliampere, baterai Ni-MH 600 miliampere jam, serta gelombang ultrasonik yang dipancarkan berfungsi sebagaimana mestinya. Pengujian ini dilakukan tim mahasiswa guna menghindari kegagalan fungsi setelah alat terpasang di tengah lahan pertanian.

Penanggung jawab pengadaan alat dalam tim KKN menyampaikan bahwa seluruh unit diperoleh melalui platform e-commerce dengan total biaya pengadaan sekitar Rp600.000 untuk 15 unit, atau setara Rp40.000 per unit. Ia menyebut biaya tersebut jauh lebih hemat dibandingkan pengeluaran rutin petani untuk membeli pestisida kimia setiap musim tanam.

"Alat ini bekerja secara otomatis menggunakan tenaga surya sehingga tidak memerlukan biaya operasional tambahan maupun penggantian baterai secara berkala," ujar salah satu anggota tim yang menangani pengadaan dan pengujian alat.

Setiap unit alat memiliki cakupan efektif 50 hingga 100 meter persegi, sehingga total 15 unit yang terpasang diperkirakan mampu melindungi area seluas 750 hingga 1.500 meter persegi lahan pertanian yang selama ini menjadi titik rawan serangan hama tikus. Alat berbahan plastik ABS tahan cuaca dan aluminium ini juga memiliki tingkat ketahanan IP65 hingga IP66 sehingga tetap dapat berfungsi normal meski terkena hujan maupun panas terik.

Perwakilan Kelompok Tani Desa Sidomukti yang menyaksikan proses pemasangan menyampaikan harapannya agar alat tersebut benar-benar efektif menekan serangan tikus yang selama ini kerap menyebabkan gagal panen di sebagian lahan warga.

Tim mahasiswa menyatakan bahwa hasil pemasangan dan efektivitas alat akan terus dipantau selama masa pendampingan, sebagai bahan evaluasi sebelum alat serta hasil kerja tim diserahterimakan secara resmi kepada perangkat Desa Sidomukti.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image