The Journey
Sastra | 2026-02-10 13:26:31
Cintanya tersembunyi
Tersimpan di dalam lubuk jiwa
Wahai engkau yang terpesona
Mencintailah padanya dengan kerendahan hati
.
Laila telah merampas
Akal sehat dariku
Laila telah merampas
Akal sehat dariku
Aku berkata: "Wahai Laila, Kasihanilah mereka yang terbunuh karena cinta"
Kasihanilah mereka yang terbunuh karena cinta
.
Laila telah merampas
Akal sehat dariku
Laila telah merampas
Akal sehat dariku
Aku berkata: "Wahai Laila, Kasihanilah mereka yang terbunuh karena cinta"
Kasihanilah mereka yang terbunuh karena cinta
Duhai Laila...
.
Perjalanan lahiriah adalah
Perkataan dan perbuatan kita
Perjalanan batiniah berada Di atas langit
Perjalanan tubuh yang kering
Jatuh di daratan yang gersang
Perjalanan jiwa melangkah ke dalam hati
Perjalanan jiwa melangkah ke dalam hati
Dan bermuara di lautan luas
.
Milik satu sosok yang maha indah
Aku adalah pecintanya, wahai para Wali
Karenanya mereka melempari batu
Orang-orang asing kepadaku
.
Keindahan yang memberi minum para kekasih
Keindahan yang memberi minum para kekasih
Saat keindahan itu menampakkan diri kepada mereka
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
