Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image SAEPANI universitas Pamulang

Ketika Minyak Mengalahkan Kemanusiaan: Venezuela dan Kebangkrutan Moral Dunia

Politik | 2026-02-08 17:09:20

Venezuela adalah ironi terbesar dalam peta energi global. Negara ini berdiri di atas cadangan minyak terbesar di dunia, namun jutaan rakyatnya hidup dalam kemiskinan, krisis pangan, inflasi tinggi, dan layanan publik yang rapuh. Kekayaan alam yang seharusnya menjadi berkah justru berubah menjadi beban sejarah. Di Venezuela, minyak tidak memerdekakan manusia—ia mengekang, memiskinkan, bahkan membantu kemanusiaan dari pusat kebijakan.

Ilustrasi pompa minyak yang mewakili sektor energi sebagai sumber kekayaan sekaligus alat kekuasaan politik di Venezuela. Sumber: Pixabay

Selama puluhan tahun, perekonomian Venezuela hampir sepenuhnya digerakkan oleh minyak. Ketergantungan ekstrem ini membuat negara sangat rentan terhadap fluktuasi harga global dan tekanan politik internasional. Ketika harga minyak jatuh dan sanksi diberlakukan, fondasi ekonomi runtuh. Namun yang paling terkena dampaknya bukanlah elite politik atau aktor global, melainkan rakyat biasa yang kehilangan akses terhadap makanan, kesehatan, dan masa depan.

Masalah Venezuela tidak bisa dibaca semata-mata sebagai kegagalan internal. Krisis ini juga menampilkan wajah suram tatanan global, di mana energi kepentingan sering kali mengalahkan nilai-nilai kemanusiaan. Negara-negara kuat berbicara tentang demokrasi dan hak asasi manusia, tetapi pada saat yang sama memperlakukan Venezuela sebagai objek geopolitik dan sumber energi strategi. Minyak menjadi alat tawar-menawar, sementara penderitaan manusia berubah menjadi angka statistik.

Putri: Kontributor Retizen (Dokumentasi Pribadi)

Di dalam negeri, pengelolaan sumber daya yang buruk, korupsi, dan politisasi minyak memperparah keadaan. Kekayaan tidak mengalir ke kesejahteraan masyarakat, melainkan terperangkap dalam lingkaran kekuasaan dan konflik. Negara gagal membangun diversifikasi ekonomi, sehingga setiap krisis energi selalu berakhir pada krisis kemanusiaan.

Venezuela adalah peringatan keras bagi dunia: sumber daya alam tidak pernah netral. Tanpa tata kelola yang adil dan etika global yang konsisten, kekayaan justru melahirkan ketimpangan dan penderitaan. Ketika minyak ditempatkan lebih tinggi dari manusia, yang runtuh bukan hanya perekonomian suatu negara, tetapi juga moralitas dunia.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image