Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Mutiara Sabrina

Menyusuri Potensi Air Terjun di Desa Talang Mulya, Pesawaran

Wisata | 2026-02-09 11:30:13

Desa Talang Mulya di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, menyimpan potensi wisata alam berupa beberapa air terjun yang masih terjaga kealamiannya. Berikut beberapa air terjun yang menjadi daya tarik utama desa :

Gambar 1. Air Terjun Asda

1. Air Terjun Asda

Air terjun ini menawarkan suasana yang tenang dengan aliran air yang jernih dan lingkungan sekitar yang masih alami. Cocok untuk wisata santai dan relaksasi bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan alam pedesaan.

Gambar 2. Air Terjun Cikawat

2. Air Terjun Cikawat

Terletak di kawasan yang masih menyatu dengan hutan, Air Terjun Cikawat menghadirkan pengalaman jelajah alam. Jalur menuju lokasi memberi sensasi petualangan ringan bagi pencinta alam.

Gambar 3. Air Terjun Cikapayang 1

3. Air Terjun Cikapayang 1

Memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan kontur bebatuan alami. Air terjun ini berpotensi dikembangkan sebagai wahana canyoneering tingkat pemula karena tingkat tantangannya yang relatif ringan.

Gambar 4. Air Terjun Cikapayang 2

4. Air Terjun Cikapayang 2

Berada tidak jauh dari Cikapayang 1, air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dengan karakter lebih menantang. Lokasi ini berpotensi untuk aktivitas rappelling bagi wisatawan dengan minat petualangan tingkat menengah hingga lanjutan.

Keberadaan deretan air terjun tersebut menunjukkan bahwa Desa Talang Mulya memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan petualangan. Pengelolaan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda desa, menjadi kunci agar potensi wisata ini dapat berkembang secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image