Sejuta Cerita untuk Santri TPQ
Agama | 2026-01-29 11:15:35
DTPEDULI.ORG | SEMARANG - Suasana Masjid Raudhatul Muttaqin, Lamper, mendadak riuh dengan gelak tawa, pada Jumat 2/1/2026. Di saat hari-hari terakhir liburan sekolah biasanya terasa sepi, puluhan santri TPQ justru berkumpul dan bertukar cerita. Mereka tidak sedang belajar mengaji seperti biasa, melainkan sedang menjemput keceriaan melalui untaian kisah.
DT Peduli Jawa Tengah hadir membawa kado istimewa untuk menutup masa liburan para santri dengan sebuah petualangan imajinasi bersama Kak Kempo.
Acara bertajuk "Dongeng Ceria" ini bukan sekadar hiburan biasa. Melalui karakter-karakter suara yang lucu dan gerakan jenaka Kak Kempo, para santri diajak menyelami pesan-pesan kebaikan dengan cara yang sangat ringan. Gelak tawa pecah setiap kali Kak Kempo melontarkan candaan, namun suasana bisa seketika hening saat pesan moral tentang kesalehan disampaikan dengan lembut.
Pemandangan mengharukan terlihat saat para santri saling berbagi tawa, dan sesekali bertepuk tangan serentak. Bagi mereka, kehadiran DT Peduli dan Kak Kempo adalah penutup liburan yang paling berkesan. Tidak ada gawai di tangan, yang ada hanyalah interaksi hangat dan sorot mata penuh rasa ingin tahu.
Kebahagiaan para santri semakin lengkap saat sesi berbagi bingkisan tiba. Senyum mereka semakin lebar ketika menerima buah tangan yang telah disiapkan. Bingkisan ini bukan sekadar pemberian, melainkan wujud kasih sayang dari donatur yang peduli terhadap pendidikan dan keceriaan anak-anak di lingkungan TPQ.
Dukungan utama dalam kegiatan ini hadir dari salah seorang donatur setia DT Peduli yaitu dari PT Fatimah Zahrah. Melalui kedermawanannya, bingkisan-bingkisan tersebut menjadi penyemangat bagi adik-adik santri untuk menyambut hari pertama sekolah dengan lebih percaya diri.
Anik, guru TPQ Masjid Raudhatul Muttaqin mengucapkan banyak terimakasih kepada DT Peduli dan PT Fatimah Zahra karena sudah mendatangkan Kak Kempo.
"Anak-anak keliatan senang sekali tadi saat dongeng, ada yang ketawanya ga berhenti-henti. Saya selaku ibu dari anak-anak TPQ mengucapkan terima kasih banyak, semoga program seperti ini bisa berlanjut untuk tahun tahun berikutnya,"
Acara ditutup dengan doa bersama dan senyuman yang merekah di wajah setiap santri. Mereka pulang tidak hanya membawa cerita, tetapi juga semangat baru untuk kembali menimba ilmu di bangku sekolah esok hari. (Karina Rahma/Agus ID)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
