Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image umi Muawanah

Revolusi Kelas Ekonomi: Mengasah Pedagogi dan Ekoteologi di MAN 3 Bantul

Guru Menulis | 2026-01-29 10:45:50

Bantul – Guru ekonomi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi melakukan langkah besar dalam mentransformasi pendidikan kontekstual. Bertempat di MAN 3 Bantul pada Rabu, 28 Januari 2026, pertemuan ini menjadi kawah candradimuka bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi pedagogi mereka. Fokus utamanya bukan sekadar transfer ilmu, melainkan bagaimana menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dalam (deep learning) agar siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi mampu menginternalisasi nilai-nilai ekonomi dalam kehidupan nyata.

Integrasi Knowledge-Based Constructivism (KBC) menjadi primadona dalam diskusi intensif tersebut. Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk membangun pemahaman mandiri berdasarkan pengetahuan awal yang mereka miliki, yang kemudian dikaitkan dengan fenomena pasar terkini. Dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, metode KBC diyakini mampu memicu daya kritis siswa dalam membedah dinamika ekonomi global tanpa kehilangan pijakan pada realitas lokal.

Hal yang paling menarik dalam pertemuan kali ini adalah penyematan konsep Ekoteologi dalam kurikulum ekonomi. Para guru sepakat bahwa kegiatan ekonomi tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab moral terhadap lingkungan sebagai ciptaan Tuhan. Dalam sesi deep learning, dibahas bagaimana mengajarkan prinsip konsumsi dan produksi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjaga kelestarian alam (etika lingkungan), sehingga ekonomi yang diajarkan di madrasah memiliki dimensi spiritual yang kuat.

Pemilihan MAN 3 Bantul sebagai tuan rumah memberikan atmosfer yang kondusif bagi para peserta untuk bertukar pikiran dan praktik baik (best practice). Antusiasme terlihat saat para pendidik mensimulasikan modul ajar yang menggabungkan efisiensi pasar dengan pelestarian ekologis. Transformasi ini diharapkan dapat mencetak generasi muda yang cerdas secara finansial namun tetap memiliki empati tinggi terhadap isu-isu pemanasan global dan keadilan sosial.

Sebagai penutup, MGMP Ekonomi menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai agama. Melalui peningkatan kompetensi ini, kelas ekonomi di masa depan tidak lagi dipandang sebagai deretan grafik yang membosankan, melainkan ruang diskusi yang hidup, religius, dan berwawasan lingkungan. Langkah kecil dari Bantul ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi kemajuan pendidikan ekonomi di tingkat nasional.(umi)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image