Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Resa Emilia Indriyani

Kebijakan Publik: Untuk Rakyat atau Alat Politik?

Politik | 2026-02-03 16:54:47

Komunikasi Politik adalah proses penyampaian dan penyebaran pesan politik yang berkaitan dengan kekuasaan, kebijakan, dan kepentingan publik oleh aktor politik melalui berbagai saluran komunikasi dengan tujuan membangun opini publik. Komunikasi politik membahas mengenai relasi kekuasaan. Kekuasaan yang bersifat absolut , tanpa kontrol dan pengawasan, cenderung disalahgunakan karena semua keputusan berada di satu orang atau satu kelompok. Kondisi seperti ini hanya menguntungkan pihak tertentu, sedangkan rakyat biasa sebagai pihak terdampak justru dirugikan. Keputusan yang diambil oleh satu kelompok tersebut akan mencoba membangun opini publik untuk percaya dan setuju dengan keputusan yang diambil.

Dalam konteks inilah, media memegang peran penting sebagai saluran utama penyebaran pesan politik. Media tersebut bisa berupa media konvensional maupun media baru seperti media sosial, website, dan semua bentuk digital yang memanfaatkan internet untuk mengaksesnya. Media bisa dikatakan media politik ketika konten-konten yang diposting berisi struktur yang berkaitan dengan politik. Untuk kondisi saat ini, media paling efektif untuk penyebaran informasi adalah media baru. Hanya satu postingan dengan topik terpanas seperti berita MBG bisa tersebar dengan cepat, dan dengan cepat pula opini publik berubah.

Program MBG: Bantuan Sosial atau Kampanye Politik?

Menu program MBG sebagai ilustrasi (Foto: Resa Emilia Indriyani)

Kebijakan publik seperti MBG tidak hanya berfungsi sebagai program sosial, tetapi juga sebagai sarana komunikasi politik untuk membentuk citra pemerintah dan dukungan publik. Program seperti MBG yang dilakukan pemerintah sangat mudah menarik perhatian publik, karena program tersebut menerima banyak dukungan sekaligus penentangan.

Ada pendapat menyatakan bahwa program tersebut tergolong kampanye yang dilakukan Pak Prabowo untuk mengamankan jabatannya di masa mendatang.

Tangkapan layar komentar warganet di TikTok terkait penentangan program MBG (Foto: Resa Emilia Indriyani)

Tetapi ada juga yang berpendapat mendukung program tersebut, mereka menyatakan bahwa program tersebut sangat membantu masyarakat dan termasuk salah satu tanggung jawab yang dijalankan Pak Prabowo sesuai dengan yang disampaikan ketika masa kampanye sebelum masa pemilihan presiden.

Tangkapan layar komentar warganet di TikTok terkait dukungan program MBG (Foto: Resa Emilia Indriyani)

Lalu kenapa ada pendapat kalau program MBG bisa tergolong kampanye?

Hal tersebut karena bisa menyebabkan rakyat yang memperoleh atau mendapatkan manfaat dari MBG akan merasa berhutang budi atau merasa dimakmurkan hidupnya selama masa pemerintahan Pak Prabowo, sehingga mereka akan memungkinkan untuk memilih Pak Prabowo di periode berikutnya. Sesungguhnya dalam program MBG itu, yang diuntungkan tidak hanya rakyat, tetapi pihak pemerintah juga diuntungkan karena sebagian dana dari MBG juga diterima oleh pemilik dapur MBG, namun mungkin sebagian masyarakat belum mengetahui hal tersebut. Selain itu, sesungguhnya program ini tidak sepenuhnya memakmurkan rakyat karena ada beberapa yang tidak tepat sasaran.

Rakyat Indonesia memiliki beberapa kategori tingkatan ekonomi, ada yang ekonomi tinggi, menengah, dan rendah. Jika MBG diberikan kepada masyarakat dengan ekonomi tinggi, ada kemungkinan program tersebut kurang bermanfaat, sehingga ada yang berpendapat untuk memberikan MBG kepada rakyat yang memang benar-benar membutuhkan, sehingga dana yang dikeluarkan untuk program MBG tidak begitu besar, karena dana tersebut juga termasuk uang rakyat. Ada yang berpendapat bahwa sebagian dana MBG digunakan untuk dana pendidikan atau kesehatan karena itu bisa lebih bermanfaat untuk semua kalangan dan lebih dibutuhkan oleh rakyat.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa Pak Prabowo sesuai dengan pola marketingnya ketika masa kampanye. Marketing ini seperti visi misi, program kerja, gagasan, dan ide yang disampaikan sebelum beliau menjabat sebagai Presiden. Pak Prabowo dianggap bisa menjalankan apa yang telah dijanjikan, sehingga rakyat juga merasa puas karena apa yang dikatakan beliau bisa dipegang.

Apakah berarti pemerintah telah berhasil melakukan propaganda terhadap rakyat Indonesia?

Propaganda adalah proses komunikasi terencana untuk menyampaikan pesan dengan tujuan memengaruhi opini publik yang cenderung manipulatif. Propaganda ini bisa membuat seseorang yang awalnya tidak suka menjadi suka begitupun sebaliknya. Dalam kampanye dan marketing politik, kemampuan propaganda ini termasuk alat kekuasaan yang berperan penting. Bagaimana kata-kata yang diucapkan dan tindakan yang dilakukan bisa memengaruhi bagaimana opini publik terbentuk. Misalnya munculnya kalimat “Pemerintah bersama rakyat” di tengah panasnya konflik politik berpotensi membuat masyarakat merasa tenang dan senang, padahal hal tersebut belum tentu terlaksana di kemudian hari. Oleh karena itu, masyarakat harus bersikap lebih kritis untuk menerima pesan khususnya pesan politik menjelang masa pemilu, guna meminimalisir potensi manipulasi opini publik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image