Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image -

Politik: Sebuah Philosophy

Politik | 2026-01-23 16:11:01


Ketika mendengar kata Filsafat mungkin kata itu terdengar asing oleh sebagian orang dan oleh sebagian yang lain terdengar mengerikan, mengagumkan, dan dianggap sebagai seperti suatu hal yang sangat tinggi, dan ketika mendengar kata politik seseorang memahami nya dengan aktivitas politik itu seperti pemilihan umum anggota DPR, DPRD, wali kota, dan semacamnya ketika ada suatu ketidakadilan, penderitaan, penindasan menyebabkan trauma tersendiri bagi sebagian orang terhadap politik yang disebabkan oleh politisi yang bangsat, bodoh, tolol, sehingga mereka tidak mau ikut campur dan abai mengenai persoalan politik, apakah politik begitu mengerikan dan semenjijikan itu?

Philosophy atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan filsafat, filosofi, jikalaulah didefinisikan secara sederhana dapat didefinisikan sebagai cinta kebijaksanaan, mengapa dengan cinta kebijaksanaan dianggap sebagai suatu hal yang mengerikan, begitu tinggi, padahal setiap manusia haruslah bijaksana bukan? Lalu mengenai politik yang jikalau didefinisikan secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kekuasaan, kekuasaan itu mencakup baik komunitas kecil, menengah maupun besar. sebagai contoh seperti organisasi, universitas, dan negara. Dalam menjalankan kekuasaan sebagai pemimpin tertinggi dialah yang bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi, tindakannya akan berdampak pada komunitas yang sedang ia pimpin.

Kekuasaan yang dipegang oleh seseorang, dan seseorang yang menentukan bagaimana arah gerak dan nasib kedepannya komunitas yang ia pimpin, oleh sebab itu seseorang yang menjadi pemimpin haruslah orang yang baik dalam pikiran dan tindakan. Akibat dari orang baik dalam pikiran dan tindakan ia akan melakukan segala perbuatan dengan baik dan tidak membuat orang lain menderita, dan jikalau dihubungkan dengan pemegang kekuasaan ia akan mengeluarkan upaya perbuatan baik untuk komunitas yang sedang ia pimpin, orang baik haruslah benar benar baik bukan hanya sekedar klaim baik namun realitas berbanding terbalik. Oleh karena itu. Philosophy adalah jalan, alternatif terbaik untuk umat manusia dalam menjalankan politik dengan pemimpin yang bijaksana ia akan bisa menghasilkan keputusan yang baik di setiap keadaan

Seperti halnya Plato dalam ide nya, yang mengatakan bahwa seorang pemimpin terbaik ialah philosopher king yang dapat diartikan sebagai raja filsuf, pemimpin yang memiliki pikiran seperti filsuf, atau bahkan filsuf itu sendiri yang menjadi pemimpin. Begitu juga seperti yang dikatakan oleh Arestotle ia menyampaikan ide tentang politik dan idenya adalah setiap negara baik itu negara kota, kerajaan, aristokrasi, demokrasi, pemegang kekuasaan haruslah memiliki Etics.

Philosophy adalah jalan, cara untuk membuat kebahagiaan yang bisa diraih oleh setiap orang yang memiliki kesadaran dan bisa untuk berpikir, tidak dibatasi oleh kasta, harta, dan tahta. Setiap orang bisa mencapai kebahagiaan karena kebahagiaanlah tujuan sejati umat manusia, Pemerintahaan yang jelek, tidak adil, bodoh adalah hasil dari pikiran yang jelek, bodoh, tidak bijaksana, Philosophy membuat setiap individu yang memahami dan mempraktekannya tidak akan mempunyai stupidity

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image