Menjelajah Rasa di Bandung: Kota yang Tak Pernah Kehabisan Ide Kuliner
Kuliner | 2025-12-20 22:49:52
Bandung tak hanya dikenal karena udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang indah. Kota ini juga punya satu pesona lain yang selalu bikin wisatawan ingin kembali: kuliner. Hampir di setiap sudut kota, ada rasa baru yang siap ditemukan, dari jajanan kaki lima yang legendaris sampai makanan kekinian hasil kreasi anak muda.Bandung seakan punya stok ide yang tak terbatas dalam urusan makanan.
Setiap tahun muncul tren kuliner baru—seblak yang terus berevolusi, batagor modern dengan sambal unik, sampai surabi dengan topping matcha atau keju leleh. Para pelaku UMKM di Bandung berani bereksperimen tanpa kehilangan cita rasa lokal. Itulah yang membuat kuliner Bandung terasa selalu segar, tapi tetap akrab di lidah.Kreativitas ini juga jadi alasan banyak wisatawan datang ke Bandung bukan hanya untuk jalan-jalan, tapi untuk mengeksplorasi rasa. Bahkan beberapa tempat makan menjadikan konsep dan suasana sebagai daya tarik utama.
Misalnya, kafe dengan pemandangan kota dari ketinggian Dago, atau warung kopi sederhana di gang sempit yang ramai karena cita rasa otentiknya. Bandung menjadikan kuliner bukan sekadar urusan perut, tapi pengalaman wisata yang lengkap.Kuliner Bandung punya kekuatan di kemampuannya menggabungkan tradisi dengan tren masa kini. Makanan khas seperti lotek, nasi tutug oncom, dan colenak tetap bertahan di tengah gempuran menu modern. Namun, banyak generasi muda yang berhasil membuat versi baru dari makanan lama tanpa menghilangkan identitasnya. Di sinilah keunikan Bandung: menjaga rasa sambil terus berinovasi.
Menurut Dinas Pariwisata Kota Bandung, sektor kuliner menjadi salah satu penunjang utama pariwisata daerah. Wisatawan tidak hanya mencari spot foto, tetapi juga pengalaman mencicipi cita rasa khas kota ini. Tak heran jika Bandung sering disebut sebagai surga kuliner Jawa Barat.Menjelajah Bandung berarti juga menjelajah rasa. Dari pagi dengan sarapan sederhana di warung, hingga malam dengan kopi dan obrolan di kafe estetik, setiap momen selalu punya cerita. Bandung membuktikan bahwa kreativitas bisa dinikmati bukan hanya lewat seni atau musik, tapi juga lewat makanan. Kota ini tak pernah kehabisan ide untuk memanjakan lidah siapa pun yang datang.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
