Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Sofa

Implementasi Institusi Unggul, FEB Uhamka Gelar Seminar Nasional

Edukasi | Saturday, 11 Feb 2023, 00:17 WIB

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (FEB Uhamka) menggelar Seminar Nasional dengan tema Penguatan Pilar Ekonomi Indonesia melalui Peningkatan Kinerja UMKM Menuju Sustainable Development Goals (SDGs). Seminar ini dilakukan secara luring di Aula AR Fachrudin Gedung FEB Uhamka, Kamis (9/2).

Acara seminar nasional ini turut dihadiri oleh Zulpahmi selaku Dekan FEB Uhamka, Edi Setiawan selaku Wakil Dekan III FEB Uhamka sekaligus moderator, Anwar Abbas selaku Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ahmad Amarullah selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Hamdani selaku Dekan FEB UMT, Hidayatullah selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Wisnu P. Setiyono selaku Dekan Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA, mahasiswa FEB Uhamka, mahasiswa FEB UMT, dan mahasiswa FEB UMSIDA.

Dalam hal ini, Indonesia memiliki total Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 64 juta yang merupakan terbanyak di Asia. Oleh karena itu, sudah selayaknya UMKM ini menjadi pilar ekonomi Indonesia dengan terus melakukan upaya pemberdayaan UMKM sehingga kinerja UMKM menuju SDGs dapat segera tercapai.

Zulpahmi selaku Dekan FEB Uhamka mengatakan bahwa kegiatan seminar nasional ini sangat diperlukan sebagai upaya menghadapi tantangan yang terdapat di institusi terutama fakultas yakni harus memiliki sekian prodi unggul untuk mencapai institusi unggul pula. Oleh karena itu, Zulpahmi berharap semoga kegiatan seminar nasional ini dapat dilaksanakan dengan baik dan ke depannya dapat ditindaklanjuti oleh universitas lainnya.

“Selamat datang dan terima kasih atas kolaborasi ini dalam rangka seminar nasional yang dilakukan oleh tiga perguruan tinggi yakni Uhamka, UMT, dan UMSIDA. Memang kegiatan ini sangat diperlukan agar tantangan daripada institusi terutama fakultas harus ada sekian prodi yang unggul untuk mencapai institusi unggul pula sehingga perlu adanya kolaborasi ini untuk dapat dilaksanakan dan ditindaklanjuti oleh universitas lainnya,” tutur Zulpahmi.

Dipihak lain, Ahmad Amarullah selaku Rektor UMT menyampaikan bahwa Hamdani selaku Dekan FEB UMT telah menghimpun dan membina 46.000 UMKM sekabupaten Banten dan nantinya akan dilanjutkan melalui pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Di Indonesia khususnya UMT alhamdulillah melalui Dekan FEB UMT yakni bapak Hamdani yang telah mampu menghimpun dan membina 46.000 UMKM sekabupaten Banten dan hal ini saya sampaikan ke ibu Sri Mulyani dan insyaAllah nanti kita akan lanjutkan dengan pemanfaatkan APBN. Jadi, UMKM ini murni karena anggotanya terdiri dari ibu-ibu yang kreatif dengan melalui upaya pemberdayaan yakni berdagang dengan dimodali oleh UMKM, didamping oleh akademisi, serta diajari literasi digital dan teknologinya sehingga UMKM ini dapat menuju SDGs sehingga dapat meminimalisir kemiskinan,” ujar Ahmad.

Dengan demikian, Wisnu P. Setiyono selaku Dekan Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA mengucapkan terima kasih khususnya bagi Uhamka yang telah menyambut kegiatan seminar nasional ini dengan baik dan meriah. Dalam hal ini, UMSIDA sangat memprioritaskan akreditasi program studi agar bisa mencapai target unggul dan dapat membantu meningkatkan kinerja UMKM menuju SDGs.

“Kami sangat berterima kasih sekali atas sambutan yang diberikan khususnya bagi Uhamka yang telah menyambut dengan sangat meriah. Jadi, kami sangat memprioritaskan akreditasi program studi agar bisa mencapai target unggul dan meningkatkan kinerja UMKM menuju SDGs," tutup Wisnu.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image