Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image NURUL AMELIA

Pesisir Kreatif, KKN Unhas Ajak Siswa Peduli Lingkungan

Info Terkini | 2026-09-09 18:40:01

BANTAENG — Kepedulian terhadap lingkungan pesisir perlu ditanamkan sejak dini. Hal tersebut mendorong Nurul Amelia, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, yang tergabung dalam KKN Unhas Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Masyarakat Pesisir di Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, melaksanakan program kerja “Pesisir Kreatif” di SD 22 Beloparang. Program Pesisir Kreatif dilaksanakan dalam dua rangkaian kegiatan. Kegiatan pertama berupa sosialisasi dan edukasi mengenai lingkungan pesisir yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 08.30–09.30 WITA. Kegiatan tersebut diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI dengan jumlah peserta kurang lebih 60 siswa serta didampingi oleh wali kelas dan Kepala SD 22 Beloparang, Subair, S.Pd.

Dalam kegiatan sosialisasi, siswa diberikan pemahaman mengenai lingkungan pesisir, permasalahan sampah di wilayah pesisir, asal sampah yang berada di laut, dampak sampah terhadap lingkungan laut, serta prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Siswa juga diperkenalkan dengan berbagai contoh kreasi yang dapat dibuat dari barang-barang bekas serta pentingnya menjaga laut dan lingkungan pesisir. “Pesisir Kreatif” tidak hanya memberikan pemahaman melalui penyampaian materi, tetapi juga mengajak siswa secara langsung memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Bahan yang digunakan antara lain botol plastik, kantong plastik, kaleng, gelas plastik, dan bungkus makanan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan dan pengumpulan hasil karya pada Senin, 27 Juli 2026, pukul 08.00–11.00 WITA. Siswa membuat karya secara berkelompok dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas yang telah dikumpulkan. Berbagai hasil karya yang dihasilkan antara lain pot bunga, tempat pensil, celengan, bingkai foto, pot gantung, dan rak mini. Antusiasme siswa terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Para siswa aktif bertanya, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, serta bersemangat mengikuti proses pembuatan karya. Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk memahami bahwa barang yang dianggap sebagai sampah masih dapat dimanfaatkan kembali apabila dikelola secara kreatif.

Menurut Nurul Amelia, edukasi mengenai sampah pesisir penting diberikan kepada siswa sekolah dasar karena SD 22 Beloparang berada di wilayah yang memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan pesisir. Pengenalan mengenai lingkungan laut sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk kepedulian yang lebih kuat terhadap lingkungan di sekitar mereka. “Harapannya, setelah kegiatan ini siswa dapat menerapkan hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, menjaga kebersihan laut dan pesisir, serta menjadi contoh bagi teman dan keluarga,” ujar Nurul Amelia.

Pihak SD 22 Beloparang menyambut hangat pelaksanaan program Pesisir Kreatif. Kepala sekolah, Subair, S.Pd., bersama para wali kelas turut mendampingi kegiatan dan memberikan dukungan selama pelaksanaan program. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan bagi para siswa. Program Pesisir Kreatif juga diharapkan tidak berhenti setelah berakhirnya masa KKN. Edukasi mengenai lingkungan dan pemanfaatan barang bekas diharapkan dapat terus diterapkan serta dikembangkan oleh pihak sekolah sehingga kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Program Pesisir Kreatif menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unhas dalam menghubungkan edukasi lingkungan dengan kreativitas siswa. Melalui langkah sederhana berupa mengenal sampah, mengurangi penggunaannya, serta memanfaatkannya kembali, siswa diajak untuk menjadi generasi yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image