Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Anindya Zahrani Ridhindi

Kopi dan Kesehatan Jantung: Mengenal Dampak Negatif Kafein Bagi Tubuh

Gaya Hidup | 2026-08-13 18:09:35

Sebagai mahasiswa yang sering bergadang untuk mengerjakan tugas, minum kopi rasanya sudah menjadi pertolongan utama. Namun, sadarkah kita bahwa kebiasaan minum kopi ini memiliki dampak negatif yang lumayan serius bagi tubuh? Salah satu efek samping yang paling sering terjadi adalah dada yang mendadak berdebar kencang setelah mengonsumsi kopi.

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7367975/bolehkah-minum-kopi-setiap-hari-begini-kata-pakar.Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/" />
Foto: Ilustrasi iStockBaca artikel detikHealth, "Bolehkah Minum Kopi Setiap Hari? Begini Kata Pakar" selengkapnya https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-7367975/bolehkah-minum-kopi-setiap-hari-begini-kata-pakar.Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Secara ilmiah, hal ini terjadi karena kafein yang masuk ke dalam pembuluh darah akan merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon adrenalin. Lonjakan adrenalin ini secara langsung membuat detak jantung meningkat di atas batas normal. Dalam dunia medis, kondisi jantung berdebar ini disebut sebagai takikardia (Kurniawati, 2024). Apabila mengonsumsi kafein secara berlebihan, dampak negatifnya tidak hanya takikardia, melainkan juga berlebihan dosis kafein yang menyebabkan tangan gemetar (tremor), pusing, mual, hingga insomnia parah.

Sebenarnya, kopi memiliki kandungan senyawa bioaktif dan antioksidan yang baik jika dikonsumsi dalam batas wajar, yaitu sekitar 2–3 cangkir sehari (Amshar, 2023). Masalahnya, dampak negatif sering muncul karena kita asal minum tanpa memahami batas toleransi tubuh sendiri.

Apabila muncul efek negatif kopi berupa jantung berdebar, ada beberapa penanganan sederhana yang dapat dilakukan:

1. Memperbanyak Minum Air Putih: Kafein bersifat diuretik yang menyebabkan sering buang air kecil. Minum air mineral akan membantu menetralkan efek kafein dan mencegah dehidrasi.

2. Mengonsumsi Makanan Kaya Magnesium: Makanan seperti pisang atau kacang-kacangan memiliki kadar magnesium yang baik untuk menstabilkan kembali ritme jantung.

3. Melatih Olah Napas: Atur napas secara lambat dan teratur agar sistem saraf lebih rileks sehingga detak jantung berangsur turun (Siloam Hospitals, 2023).

Kesimpulannya, batas aman kafein harian bagi orang dewasa adalah maksimal 400 mg atau sekitar 2–4 cangkir (Kurniawati, 2024). Oleh karena itu, kontrol diri tetap diperlukan, terutama bagi penderita hipertensi berat, agar terhindar dari komplikasi jantung yang berbahaya (Amshar, 2023).

REFERENSI

Amshar, M. (2023, 13 April). Mengonsumsi kopi secara rutin: Bagaimana dampaknya pada kesehatan jantung? Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2319/mengonsumsi-kopi-secara-rutin-bagaimana-dampaknya-pada-kesehatan-jantung

Kurniawati, M. (2024, 28 Juni). Konsumsi kopi bikin berdebar. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3481/konsumsi-kopi-bikin-berdebar

Siloam Hospitals. (2023). Cara mengatasi jantung berdebar setelah minum kopi. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/cara-mengatasi-jantung-berdebar-setelah-minum-kopi

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image