Anime Chainsmoker Cat Adalah Konsekuensi Buruk dari Adiksi
Agama | 2026-08-13 19:12:59
Anime terbaru dengan judul “Chainsmoker Cat” baru saja rilis dengan episode ke-enamnya. Anime ini berputar tentang sebuah karakter kucing anthrophomorphic atau dijuluki dengan istilah cat girl dan kebiasaannya yaitu merokok. Karakter ini dipanggil dengan nama “Yani Neko” atau “Yaniko”. Yaniko mempunyai kebiasaan yang sudah menjadi sesuatu yang lekat dan merupakan kepribadian dirinya yang dikenal oleh orang disekitarnya, yaitu merokok. Kebiasaan ini bukan hanya sesuatu yang sewaktu-waktu dia lakukan, dia melakukannya setiap hari dan dapat menghabiskan berbungkus-bungkus rokok. Bahkan, uang yang seharusnya dia jaga untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari dia gunakan untuk merokok seakan-akan rokok itulah kebutuhan hidupnya. Bahkan, dia tidak peduli dengan kebersihan kamarnya dan membiarkan sampah dan kotoran menumpuk. Bahkan, kehidupan sosialnya dia biarkan tidak terurus dan teman-temannya adalah orang-orang yang memiliki kebiasaan buruk yang sama atau lebih buruk lagi dari dia.
Tayangan ini disebut sebagai iklan anti merokok yang sangat efektif oleh yang menontonnya karena kehidupan menjijikkan yang dijalani Yaniko. Beberapa orang bahkan pernah melihat yang lebih buruk dari Yaniko di sekitar mereka sendiri. Saya sendiri juga pernah melihat seseorang yang lebih buruk dari karakter ini. Tayangan ini juga dianimasi dan digambar dengan detail dan merupakan animasi dengan kualitas yang dinilai bagus dari penontonnya. Oleh karena itu, tayangan ini didominasi oleh elemen menjijikkannya. Saya berpikir ini sengaja dilakukan karena tayangan ini digunakan untuk menunjukkan kritik terhadap kebiasaan buruk yang dilakukan orang-orang pada zaman ini dibalut dengan komedi dan animasi lucu.
Yaniko adalah karakter fiksi yang dibentuk dengan pemikiran yang selalu memikirkan kesenangan dan hanya berfokus pada nafsunya. Seseorang yang seperti ini dikuasai oleh bagian “Id” dari kerpibadiannya. “Id” adalah bagian dari tiga bagian kepribadian dari teori kepribadian milik Sigmund Freud. Kepribadian dibagi menjadi tiga, yaitu “Id”, “Ego”, dan “Superego”. “Id” adalah nafsu, “Ego” adalah pemikiran logis dan sadar, lalu “Superego” adalah hati nurani yang memikirkan moralitas. Yaniko selalu menunjukkan bahwa “Id” ini yang mendominasi cara berpikirnya. Meskipun memang Yaniko adalah makhluk setengah hewan yang dijelaskan dalam tayangannya hanya mirip manusia dan kebanyakan insting mereka mengambil alih. Tetapi, saya berpendapat bahwa pemilihan karakter setengah kucing ini sengaja untuk menunjukkan sisi hewan itu lebih dominan ketika hanya mengikuti “Id”.
Yaniko hanya berfokus dalam pengejaran kesenangan sementaranya tanpa memikirkan sekitarnya. Pekerjaan yang seharusnya dia lakukan langsung ditinggalkannya untuk merokok dan ini didorong juga oleh ketergantungannya terhadap nikotin. Orang yang sudah merokok terlalu lama membuat orang itu tergantung terhadap nikotin dan jika tidak mengonsumsinya dalam waktu tertentu akan membuatnya memasuki keadaan rasa khawatir yang berlebih, tidak bisa diam, dan keinginan untuk merokok yang lebih tajam dari sebelumnya. Yaniko bahkan tidak peduli sumber rokoknya, meskipun itu dari sampah, rokok yang sudah terjatuh dalam kotoran, atau dari sumber menjijikkan lainnya. Bau dari kamarnya bahkan sangat toksik, ketika adiknya datang menjenguknya harus memakai baju hazmat. Adiknya sangat menyayanginya dan berusaha untuk selalu membuatnya berhenti merokok. Tetapi, Yaniko tetap tidak berhenti meskipun sudah menyadari kesalahannya karena sebuah mimpi buruk tentang kanker paru-parunya dan balik lagi merokok karena adiknya meminta dia untuk melihat bintang-bintang di langit saja.
Saya yakin bahwa tayangan ini sangat menjijikkan. Tetapi, hal itu adalah hal yang baik dalam pengertian bahwa animasi ini menunjukkan betapa buruknya kebiasaan buruk yang dibiarkan melekat sampai akhirnya menjadi satu-satunya hal yang di pikiran kita, yang di kenal orang lain, dan aktivitas kita. Kebiasaan merokok ini bukan hanya menjadi kebiasaan bagi Yaniko, bahkan menjadi kebutuhan hidupnya dan dia melakukan apa saja untuk memenuhinya. Meskipun juga animasi ini tidak menunjukkan akibat-akibat lain dan Yaniko tetap saja beruntung dan masih merokok tiap harinya, Yaniko tidak akan seberuntung itu jika di dunia nyata. Bagaimana hasilnya jika ada orang seperti itu di dunia nyata?
“Chainsmoker Cat” adalah animasi yang berkritik terhadap perilaku-perilaku buruk dan kebiasaan yang dijalankan oleh manusia-manusia zaman ini. Animasi ini memberikan wawasan di balik kebiasaan-kebiasaan tersebut ada konsekuensi buruknya. Terutama jika kebiasaan itu berubah menjadi adiksi yang didorong dengan cara berpikir yang selalu mengejar nafsu. Oleh karena itu, saya yakin bahwa animasi ini akan sangat efektif dalam mencegah kebiasaan buruk tersebut bagi penontonnya dengan cara yang tidak terlalu sensitif apalagi canggung.
Muhammad Rafly Naufal Hafidz - Mahasiswa Universitas Siber Asia
Daftar Pustaka
Thahir, A., Hidayat, R. (2020). The concept of human personality al-Ghazali and sigmund freud in counseling perspectives. Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No 1. (61-72). https://doi.org/10.24042/kons.v7i1.6417
Syam, E., Rosaliza, M. (2020). Kajian Struktur Kepribadian Freud dalam Kisah 1001 Malam: Studi Psikoanalisis. Jurnal Ilmu Budaya, Vol. 17, No. 1 (1-16). https://doi.org/10.31849/jib.v17i1.4708
Al-Krenawi, Alean & Al-Natsheh, Numan & Alhabeis, Feras & Abudoush, Ahmad & Al-Jaafreh, Somaya & Alqudah, Ashraf & Awawdeh, Amal & Patel, Dhaval. (2025). Short-Term Tobacco Abstinence: Effects on Emotional Balance and Psychological Alienation. Healthcare. 13. 1686. 10.3390/healthcare13141686.
Suka M, Shimazaki T. Effectiveness of using humor appeal in health promotion materials: evidence from an experimental study in Japan. Arch Public Health. 2023;81(1):212. Published 2023 Dec 8. doi:10.1186/s13690-023-01226-9
https://anitsu.com/en/news/japanese-ethics-watchdog-clears-chainsmoker-cat-after-smoking-and-drug-use-complaints/
https://www.indiatimes.com/trending/why-are-japanese-viewers-reportedly-dropping-chainsmoker-cat-anime-after-just-one-episode-the-reason-is-wilder-than-you-would-ever-expect/articleshow/132219770.html
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
