Dari Sisa Sampah Rumah Tangga Menjadi Sesuatu Berharga
Eduaksi | 2026-08-12 09:08:12
Banyumas, 11 Agustus 2026 - Kuliah Kerja Nyata (KKN) 28 Universtias Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto mengadakan program kerja Sosialisasi dan Praktek Pengelolaan Persampahan Budidaya Maggot dan Pembuatan Komposter dari hasil sisa sampah rumah tangga pada Selasa (11/8) pukul 09.00 WIB.
Kepala Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan Sumpiuh, Titien Isnaeni S.Pd, menyatakan kegiatan ini pertama kali dilakukan di desa Plangkapan, sebelumnya Unit Pengelolan Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Sumpiuh belum pernah menjangkau desa ini untuk melakukan kegiatan edukasi terkait pengelolaan persampahan.
Kegiatan ini dimulai dengan pemberian edukasi oleh kepala UPKP Sumpiuh, Titien Isnaeni S.Pd tentang pengelolaan sampah rumah tangga yang didaur ulang melalui budidaya maggot dan pembuatan komposter kepada ibu - ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) beserta warga desa Plangkapan yang berjumlah 48 orang.
Para warga cukup antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini dari awal hingga selesai, budidaya maggot ini dapat dijadikan sebagai pakan hewan - hewan ternak, sebagai contoh kotoran ayam bisa menjadi pakan maggot, dan maggot yang sudah dipanen dapat menjadi pakan ikan, atau pupuk organik. Setelah rangkaian praktek selesai terdapat sesi tanya jawab yang dilakukan, sebagai salah satu contoh tentang pembakaran sampah. terdapat beberapa warga yang bertanya kepada pemateri terkait dengan persoalan sampah yang terjadi di desa Plangkapan. " Terdapat undang - undang yang melarang pembakaran sampah yaitu Pasal 29 ayat (1) huruf g Undang - Undang Nomor 18 tahun 2008 menjadi landasan bahwasannya dilarang untuk membakar sampah " ujar Titien Isnaeni S.Pd dalam sosialisasi di desa Plangkapan.
" Beberapa manfaat yang diperoleh dari hasil budidaya maggot yakni mengurangi limbah, pemanfaatan limbah, menghasilkan produk sampingan, menciptakan siklus berkelanjutan, menghasilkan pakan ternak alternatif, dan meningkatkan sanitasi " ujar Umar Muklis pada praktik pengelolaan sampah tersebut.
Dengan adanya sosialisasi pengelolaan sampah di desa ini, Kuliah Kerja Nyata (KKN) 28 Universitas Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto bersama Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP) Sumpiuh, mengharapkan warga - warga desa Plangkapan dapat mendaur ulang hasil sisa sampah rumah tangga mereka yang dihasilkan setiap harinya menjadi barang yang bermanfaat seperti untuk pakan ternak atau pupuk organik cair untuk tanaman yang dimiliki.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
