Kebiasaan Jarang Minum Air Putih Sering Dianggap Sepele
Gaya Hidup | 2026-08-12 10:29:44Menunda minum air putih sampai rasa haus benar-benar muncul adalah kebiasaan yang gampang dijumpai, apalagi di kalangan pelajar dan mahasiswa yang harinya padat dengan aktivitas belajar. Karena tidak langsung memicu gejala yang terasa, kebiasaan ini sering dianggap remeh, padahal air punya peran dalam metabolisme tubuh dan fungsi neurologis, termasuk kemampuan berkonsentrasi.
Menariknya, bukti di lapangan pada remaja Indonesia tidak sepenuhnya sejalan dengan asumsi tersebut. Lentini dan Margawati (2014) meneliti 80 remaja putri di Surakarta dan mendapati bahwa 70% subjek mengalami dehidrasi berdasarkan pemeriksaan berat jenis urin. Meski begitu, secara statistik tidak ditemukan hubungan bermakna antara status hidrasi dan konsentrasi berpikir (p = 0,36). Temuan Aristi dkk. (2025) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mengarah ke kesimpulan yang sama: pola konsumsi air putih dan tingkat konsentrasi belajar mereka tidak berhubungan secara signifikan (p > 0,05).
Ketidaksesuaian antara mekanisme fisiologis yang mendukung pentingnya hidrasi dan hasil statistik di atas bisa dijelaskan oleh beberapa hal. Kedua penelitian memakai desain cross-sectional, yang hanya menangkap kondisi hidrasi pada satu titik waktu saja, sehingga belum menggambarkan pola konsumsi air dalam jangka panjang. Selain itu, konsentrasi belajar bukan hasil dari satu faktor tunggal. Kelelahan, kualitas tidur, dan asupan gizi lain seperti sarapan juga ikut berperan, dan justru sarapan inilah yang terbukti berpengaruh signifikan dalam penelitian Lentini dan Margawati (2014).
Dengan begitu, jarang minum air putih tetap perlu diwaspadai sebagai kebiasaan yang berisiko terhadap keseimbangan fisiologis tubuh secara umum, meskipun kaitannya dengan konsentrasi belajar pada populasi yang relatif sehat belum terbukti secara statistik. Penelitian longitudinal masih diperlukan untuk memahami dampak kumulatif dari kebiasaan ini secara lebih akurat.
Daftar Pustaka
Aristi, D. N., Ferlianti, R., Mukhtar, D., & Tw, A. (2025). Hubungan kurangnya asupan air putih terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022 dan tinjauannya menurut pandangan Islam. Junior Medical Journal, 3(4), 550–556.
Lentini, B., & Margawati, A. (2014). Hubungan kebiasaan sarapan dan status hidrasi dengan konsentrasi berfikir pada remaja. Journal of Nutrition College, 3(4), 631–637. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i4.6862
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
