Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Annida Muthia

Perlindungan Makanan dari Vektor sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Masyarakat

Gaya Hidup | 2026-06-30 10:32:43
Sumber: https://share.google/ybSKuogEmrKENN0lI

Oleh: Annida Muthia Zahra

Mahasiswi Keselamatan & Kesehatan Kerja UNAIR

Salah satu kunci menjaga kesehatan tubuh yakni makan makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi yakni makanan yang mengandung nutrisi lengkap mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lain sebagainya. Namun, kualitas makanan yang sehat dan bergizi tidak hanya berdasarkan aspek kandungan gizinya saja. Tetapi juga ditentukan oleh aspek kebersihan lingkungan, penyimpanan makanan, pengolahan makanan, serta menurut Khairiyati dkk. (2020), salah satu syarat higiene sanitasi makanan adalah sarana pengolahan makanan tersebut harus bebas dari vektor penyakit.

Vektor merupakan makhluk hidup yang membawa maupun menularkan penyakit (agen) dari lingkungan yang kotor seperti tempat sampah ke makanan atau minuman. Contoh vektor yang sering dijumpai di rumah makan adalah tikus dan lalat. Namun bukannya terganggu, banyak warga yang tetap santai saja makan disana, padahal tanpa disadari, vektor-vektoe inilah salah satu penyebab terjadinya penyebaran penyakit. Misalnya lalat yang sering hinggap di tempat sampah kemudian hinggap di makanan terbuka yang akan kita makan.

Adanya vektor di tempat-tempat umum khususnya rumah makan biasanya disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih. Adanya sampah yang menumpuk, genangan air yang dibiarkan begitu saja, meja dan kursi makan yang tidak rutin dibersihkan, serta makanan dan minuman yang dibiarkan terbuka menjadi faktor utama yang dapat menarik para vektor untuk datang dan terjadilah kontaminasi makanan. Adanya kontaminasi makanan dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, tifus, disentri, maupun penyakit bawaan makanan (foodborne disease).

Langkah utama yang dapat kita lakukan untuk menghindari datangnya vektor pada lingkungan kita sehari-hari yaitu selalu membuang sampah ke tempat sampah dan pastikan tempat sampah tersebut tertutup, selalu menyimpan makanan menggunakan wadah tertutup maupun ditutup menggunakan tudung saji, dan memastikan tidak ada genangan air yang dibiarkan begitu saja di daerah terbuka, serta memastikan celah maupun lubang yang dapat menjadi jalan masuknya tikus dapat ditutup dengan baik.

Sebelum makan di rumah makan, selalu pastikan juga lingkungan rumah makan tersebut. Pastikan lingkungannya bersih, area makan bersih dari sampah yang berserakan, meja dan kursi rutin dibersihkan, peralatan makan dicuci dengan baik, serta makanan yang disediakan juga tertutup dan tidak dibiarkan begitu saja.

Source:

Khairiyati, L., Fakhriadi, R., & Fadillah, N. A. (2020). PENGENDALIAN VEKTOR KECOA DENGAN BIOSPRAY KJLS PADAINDUSTRI PENGOLAHAN TAHU DI KOTA BANJARBARU. Jurnal Teknologi Tepat Guna, Vol 3, 152-159.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image