Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image MUHAMMAD RIZKI FAHREZI

Tidur Kurang dari 6 Jam Setiap Malam, Apa Risikonya bagi Tubuh?

Info Sehat | 2026-07-12 20:35:59

Di era digital, banyak orang rela mengorbankan waktu tidur demi pekerjaan, tugas kuliah, hiburan, atau sekadar bermain media sosial. Padahal, kebiasaan tidur kurang dari enam jam setiap malam bukan sekadar membuat tubuh terasa lelah, tetapi juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

Menurut berbagai penelitian, orang dewasa dianjurkan tidur selama 7–9 jam setiap malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses pemulihan, memperbaiki sel, menjaga keseimbangan hormon, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Mengapa Tidur Sangat Penting?

Tidur merupakan salah satu kebutuhan biologis yang berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Saat tidur, tubuh memperbaiki jaringan yang rusak, mengatur metabolisme, memperkuat sistem imun, dan membantu otak menyimpan informasi sehingga daya ingat tetap optimal.

Jika durasi tidur terus-menerus kurang dari enam jam, proses pemulihan tersebut tidak berlangsung secara maksimal sehingga dapat memengaruhi fungsi berbagai organ tubuh.

Risiko Tidur Kurang dari 6 Jam Setiap Malam

1. Konsentrasi dan Daya Ingat Menurun

Kurang tidur membuat otak bekerja kurang optimal. Akibatnya, seseorang menjadi sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan produktivitas menurun. Bagi pelajar maupun mahasiswa, kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan belajar dan prestasi akademik.

2.Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kurang tidur dalam jangka panjang dikaitkan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. Hal ini terjadi karena tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk menstabilkan sistem kardiovaskular.

3. Berat Badan Lebih Mudah Naik

Tidur yang kurang dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung lebih sering mengonsumsi makanan tinggi kalori sehingga meningkatkan risiko obesitas.

4. Daya Tahan Tubuh Menurun

Saat tidur, sistem imun memproduksi berbagai zat yang membantu tubuh melawan infeksi. Apabila waktu tidur tidak mencukupi, daya tahan tubuh akan menurun sehingga lebih mudah terserang penyakit.

5. Kesehatan Mental Terganggu

Kurang tidur juga berpengaruh terhadap kondisi emosional. Seseorang lebih mudah mengalami stres, cemas, mudah marah, hingga berisiko mengalami depresi apabila kebiasaan tersebut berlangsung dalam waktu yang lama.

Cara Memperbaiki Pola Tidur

Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu meningkatkan kualitas tidur :

1. Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.

2. Mengurangi penggunaan ponsel atau laptop sekitar satu jam sebelum tidur.

3. Membatasi konsumsi kopi atau minuman berkafein pada malam hari.

4. Menjaga suasana kamar tetap nyaman, tenang, dan gelap.

5. Berolahraga secara rutin, namun hindari olahraga berat menjelang waktu tidur.

Tidur bukanlah waktu yang terbuang, melainkan investasi bagi kesehatan. Membiasakan tidur selama 7–9 jam setiap malam dapat membantu menjaga fungsi otak, kesehatan jantung, daya tahan tubuh, serta keseimbangan mental. Oleh karena itu, mulai sekarang jadikan tidur yang cukup sebagai bagian dari gaya hidup sehat demi kualitas hidup yang lebih baik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image