Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Siti Muberokah

Cegah Kesalahan Penggunaan Obat, Mahasiswa UNAIR Edukasi Warga Desa Singorejo

Edukasi | 2026-06-25 08:01:08

Kesalahan penggunaan obat masih menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di masyarakat. Kurangnya pemahaman mengenai fungsi dan aturan pakai obat dapat menyebabkan pengobatan tidak efektif bahkan menimbulkan risiko kesehatan. Untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan edukasi klasifikasi obat di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo Gg XI No. 14, Desa Singorejo RT 01 RW 04, pada 23 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi menggunakan poster edukatif yang dirancang dengan tampilan sederhana dan mudah dipahami. Melalui media ini, peserta diajak mengenal berbagai jenis obat yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari beserta fungsi dan manfaatnya.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai golongan obat berdasarkan indikasi klinis. Peserta diperkenalkan dengan analgesik yang digunakan untuk meredakan nyeri, antipiretik sebagai penurun demam, antihistamin untuk membantu mengatasi gejala alergi, serta antibiotik yang digunakan dalam pengobatan infeksi bakteri. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan mengenai obat batuk, obat gangguan lambung, obat pernapasan, hingga obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur, virus, dan parasit.

Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah penggunaan antibiotik. Dalam sesi diskusi, mahasiswa menjelaskan bahwa antibiotik tidak dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti influenza atau pilek biasa. Pemahaman ini penting karena penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik, yaitu kondisi ketika bakteri menjadi kebal terhadap pengobatan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait obat-obatan yang sering digunakan di lingkungan keluarga, mulai dari obat demam hingga antibiotik. Diskusi yang terjalin tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga menjadi sarana untuk meluruskan berbagai informasi yang kurang tepat mengenai penggunaan obat.

Edukasi ini mengingatkan bahwa setiap obat memiliki fungsi dan aturan penggunaan yang berbeda. Masyarakat perlu membiasakan diri membaca informasi pada kemasan obat, memperhatikan dosis yang dianjurkan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila memiliki keraguan dalam penggunaan obat. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mencegah kesalahan penggunaan obat dan menjaga kesehatan keluarga.

Kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan obat, tetapi juga oleh pemahaman yang benar dalam menggunakannya. Melalui edukasi sederhana seperti ini, masyarakat diharapkan semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat sehingga kesehatan keluarga dapat terjaga dengan lebih baik.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image