Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Kharisma Suci Wulandari

Antara Betje dan Biroe: Siapa Pilihan Hati Student Hidjo?

Sastra | 2026-06-09 17:07:51
Novel Student Hidjo karya Mas Marco Kartodikromo

Novel Student Hidjo karya Mas Marco Kartodikromo mengisahkan perjalanan Hidjo, seorang pemuda Jawa yang dikirim ke Belanda untuk menempuh pendidikan. Sebelum berangkat, ia telah dijodohkan dengan Roro Biroe, gadis priyayi Jawa yang cantik, santun, dan patuh pada adat. Hubungan mereka tetap terjaga melalui surat-surat yang penuh rasa rindu dan janji kesetiaan meskipun dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh.

Sesampainya di Amsterdam, Hidjo tinggal di rumah seorang janda Belanda dan bertemu dengan Betje, putrinya. Berbeda dengan Biroe, Betje adalah sosok perempuan yang modern, berani, dan bebas mengungkapkan perasaannya. Kedekatan mereka membuat Hidjo tertarik dan mulai merasakan kehidupan Barat yang selama ini hanya ia bayangkan dari jauh.

Dilema yang dialami Hidjo bukan sekadar memilih antara dua perempuan, melainkan memilih antara dua dunia yang berbeda. Roro Biroe melambangkan tradisi, keluarga, dan tanah air, sedangkan Betje mewakili modernitas, kebebasan, dan pengalaman baru yang ditemuinya di Eropa. Kondisi ini membuat Hidjo mengalami pergulatan batin dan mempertanyakan jati dirinya sebagai seorang pribumi yang hidup di tengah budaya Barat.

Pada akhirnya, Hidjo memutuskan untuk kembali ke Hindia Belanda dan menikahi Roro Biroe sesuai harapan keluarga. Sementara itu, Betje tetap tinggal di Amsterdam dan menjadi bagian dari kenangan masa mudanya. Melalui akhir cerita ini, Mas Marco menunjukkan bahwa cinta pada masa kolonial tidak hanya dipengaruhi oleh perasaan, tetapi juga oleh tradisi, status sosial, dan tanggung jawab terhadap keluarga serta bangsa.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image