Kreativitas tanpa Batas dari Jambi hingga Komunitas Penulis
Sastra | 2026-06-02 08:27:25
Zaky Pratama, seorang pemuda berbakat kelahiran Jambi, 28 Maret 2008, kini tengah menapaki karier kepenulisannya di usia 17 tahun. Di usia yang masih sangat muda, Zaky telah menunjukkan dedikasi dan kecintaan yang mendalam terhadap dunia literasi, khususnya seni merangkai puisi.
Perjalanan kepenulisan Zaky semakin berkembang pesat sejak ia memutuskan untuk bergabung menjadi anggota aktif di komunitas Okey Writers Hub pada Desember 2025 lalu. Di wadah kreatif inilah, potensinya semakin terasah hingga berhasil melahirkan karya-karya yang dibukukan. Hingga saat ini, Zaky telah berkontribusi dalam tiga buku antologi puisi, di antaranya:
- Di Antara Nama Ayah dan Ibu, dengan karya puisi menyentuh berjudul "Dua Cahaya Langkahku".
- Langkah Kecil Menuju Mimpi, menampilkan karya puisinya yang penuh harapan berjudul "Riak di Awal Jejak".
- Bumi yang Terluka, sebuah buku bertema lingkungan di mana ia menuangkan keresahannya lewat puisi berjudul "Maafkan Kami Wahai Bumi yang Terluka".
Tidak hanya aktif di dalam komunitas Okey Writers, kepiawaian Zaky dalam mengolah kata juga telah diuji di berbagai ajang nasional. Ia tercatat pernah berpartisipasi dalam sejumlah ajang bergengsi, seperti Event Menulis Nasional (LCP 44), Olimpiade Sastra Nasional (OSN 3.4), serta Idnulis.id (Lirika 8).
Melalui deretan karya dan pengalamannya, Zaky Pratama membuktikan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk terus berkarya dan menginspirasi lewat untaian bait puisi. Untuk mengenal Zaky lebih dekat atau membangun jejaring kreatif bersamanya, Anda dapat mengunjungi akun Instagram pribadinya di @aihhh28.tamaa
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
