Hari Lahir Pancasila, H. Baya: Persatuan Menjadi Modal Utama Pengembangan Ekonomi Kreatif
Pendidikan dan Literasi | 2026-06-01 14:37:42
Retizen.Republika.co.id– Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Majalengka, H. Baya, mengatakan nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif yang saat ini terus berkembang.
Pernyataan itu disampaikan H. Baya dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Menurut dia, Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi di tengah masyarakat.
“Pancasila mengajarkan gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai itu tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan zaman,” kata H. Baya dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.
Ia menilai, perkembangan teknologi dan arus digitalisasi yang semakin cepat perlu diimbangi dengan penguatan karakter kebangsaan. Tanpa itu, masyarakat berpotensi kehilangan arah di tengah derasnya perubahan sosial dan ekonomi.
Menurut H. Baya, sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu bidang yang membutuhkan implementasi nyata nilai-nilai Pancasila. Sebab, pertumbuhan industri kreatif tidak hanya bergantung pada inovasi, tetapi juga kolaborasi antar pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan masyarakat.
“Ekonomi kreatif tumbuh dari kerja sama. Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari nilai Pancasila dapat memperkuat ekosistem kreatif di daerah,” ujarnya.
Majalengka, kata dia, memiliki sejumlah potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan, mulai dari seni budaya, kuliner, kriya, hingga industri kreatif berbasis digital. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila dikelola secara berkelanjutan.
H. Baya juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai Pancasila. Ia berharap kalangan muda tidak hanya memahami Pancasila sebagai materi pendidikan, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial maupun aktivitas ekonomi.
“Generasi muda memiliki ruang yang luas untuk berinovasi. Namun, inovasi itu harus tetap berpijak pada nilai kebangsaan, toleransi, dan kepedulian sosial,” katanya.
Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, H. Baya mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam memperkuat persatuan dan membangun daerah.
“Persatuan adalah modal utama. Dengan semangat kebersamaan, Majalengka memiliki peluang besar untuk berkembang dan menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Ia berharap momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
