Bijak Menggunakan Media Sosial di Era Digital
Teknologi | 2026-06-01 09:36:26
Sekarang media sosial sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Hampir semua orang membukanya setiap hari, terutama anak muda. Bangun tidur cek notifikasi, siang lihat TikTok atau Instagram, malam sebelum tidur scroll lagi. Aktivitas seperti itu rasanya sudah biasa banget dilakukan. Bahkan kadang tanpa sadar kita bisa menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk melihat isi media sosial.
Di satu sisi, media sosial memang sangat membantu. Kita jadi lebih mudah mendapatkan informasi dengan cepat. Berita terbaru, tips belajar, hiburan, sampai hal-hal yang sedang ramai dibicarakan orang bisa langsung diketahui lewat handphone. Selain itu, media sosial juga sering dipakai sebagai tempat untuk berbagi cerita, menuangkan pendapat, atau menunjukkan karya yang kita punya. Banyak juga anak muda yang memanfaatkannya untuk jualan atau membangun usaha kecil-kecilan.
Tapi di balik kemudahannya, media sosial juga punya pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah cara kita melihat suatu hal. Karena terlalu sering menerima banyak informasi dari media sosial, kadang orang langsung percaya begitu saja tanpa mencari tahu lebih dulu apakah informasi itu benar atau tidak. Padahal tidak semua yang beredar di internet sesuai fakta. Banyak juga berita yang ternyata belum jelas sumbernya atau bahkan sengaja dibuat supaya ramai.
Selain itu, media sosial juga sering membuat seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain. Melihat orang lain liburan, punya pencapaian tertentu, atau terlihat menjalani hidup yang menyenangkan kadang membuat kita ikut merasa tertinggal. Padahal yang ditampilkan di media sosial belum tentu menggambarkan kehidupan sebenarnya. Banyak orang hanya memperlihatkan bagian terbaik dari hidup mereka. Kalau terus-menerus dibandingkan, hal seperti itu bisa memengaruhi rasa percaya diri.
Menurut saya, media sosial sebenarnya bukan sesuatu yang buruk. Justru banyak manfaat yang bisa didapat kalau digunakan dengan benar. Yang jadi masalah biasanya bukan medianya, tetapi cara kita menggunakannya. Kalau dipakai dengan bijak, media sosial bisa menjadi tempat belajar, mencari inspirasi, menambah relasi, bahkan membuka peluang baru. Sebaliknya, kalau digunakan tanpa batas, media sosial juga bisa membawa dampak yang kurang baik.
Karena itu, penting bagi generasi muda untuk lebih bijak saat menggunakan media sosial. Tidak semua hal perlu dipercaya begitu saja, tidak semua tren harus diikuti, dan tidak perlu selalu membandingkan hidup dengan apa yang terlihat di layar. Menggunakan media sosial seperlunya dan tetap berpikir kritis menurut saya jadi hal yang penting di tengah perkembangan teknologi sekarang.
Pada akhirnya, media sosial akan terus berkembang dan sulit dipisahkan dari kehidupan kita. Yang perlu dilakukan bukan menjauhinya, tetapi belajar menggunakannya dengan lebih sadar dan bijak supaya manfaatnya bisa dirasakan tanpa harus terbawa dampak negatifnya.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
