Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ris Mulyati Sholikhatul Muslikah

ASAT MAN 3 Bantul Berlangsung 11 Hari, Jadi Penentu Kenaikan Kelas

Pendidikan dan Literasi | 2026-05-25 11:56:29
Para siswa tampak fokus dan tekun mengerjakan soal Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di salah satu ruangan MAN 3 Bantul.

BANTUL (MAN 3 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul mulai melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan evaluasi hasil belajar yang diikuti seluruh siswa kelas X dan XI ini diagendakan berlangsung selama 11 hari kerja, hingga selesai pada 12 Juni 2026.

Durasi pelaksanaan yang lebih panjang dibandingkan satuan pendidikan umum ini disesuaikan dengan kekhasan kurikulum pendidikan madrasah. Kurikulum di madrasah memuat beban mata pelajaran yang lebih banyak serta mengintegrasikan materi umum dan keagamaan secara seimbang dan terstruktur, sehingga memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dalam penilaiannya.

Secara teknis, pelaksanaan ASAT diatur dalam jadwal terstruktur, di mana setiap harinya siswa mengikuti asesmen untuk dua mata pelajaran berbeda. Pada hari pertama, mata pelajaran Al-Qur’an Hadits menjadi mata uji perdana yang digelar pada sesi pagi, tepatnya mulai pukul 07.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan rangkaian pembiasaan nilai religius, meliputi pembacaan Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama hingga pukul 07.15 WIB. Tradisi ini menjadi ciri khas budaya akademik yang senantiasa diterapkan di lingkungan madrasah. Setelah itu, panitia melakukan persiapan teknis, mulai dari pembagian naskah soal, pengecekan kartu peserta, hingga verifikasi kelengkapan administrasi sampai pukul 07.30 WIB.

Khusus pada hari pertama, panitia juga membacakan secara lengkap tata tertib dan ketentuan asesmen. Hal ini dilakukan untuk menegaskan kembali standar integritas akademik dan ketertiban sebelum siswa mulai mengerjakan soal hingga pukul 09.00 WIB.

Guna menjamin objektivitas, akuntabilitas, dan kelancaran kegiatan, setiap ruang ujian diawasi langsung oleh dua pengawas yang telah ditetapkan sekolah. Keberadaan dua pengawas dalam satu ruangan berperan penting dalam memantau jalannya asesmen, memastikan kepatuhan siswa terhadap aturan, serta mengatasi kendala teknis maupun administrasi yang mungkin terjadi.

Sistem penilaian yang diterapkan menggabungkan metode konvensional dan digital, disesuaikan dengan karakteristik instrumen penilaian masing-masing mata pelajaran. Soal berbentuk uraian dikerjakan secara tertulis di lembar jawaban kertas, sedangkan soal pilihan ganda diselesaikan melalui sistem digital berbasis platform Jogya Madrasah Digital (JMD). Platform ini merupakan sistem penilaian terpadu yang telah diterapkan secara luas dan terstandar di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bantul sebagai wujud transformasi digital pendidikan.

Sementara itu, sesi asesmen kedua pada hari pertama dilaksanakan pada pukul 09.30 hingga 11.00 WIB dengan mata pelajaran sesuai jadwal resmi yang telah disosialisasikan ke seluruh warga sekolah.

Sebagai instrumen utama pengukuran pencapaian hasil belajar di akhir tahun ajaran, ASAT memiliki peran sangat vital karena menjadi dasar utama penetapan ketuntasan belajar sekaligus penentu kenaikan kelas siswa. Hal ini tergambar dari suasana pelaksanaan yang terjaga kondusif, tertib, dan penuh kesungguhan. Seluruh siswa terlihat fokus dan berupaya mengerjakan setiap soal dengan kemampuan terbaik yang telah mereka peroleh selama satu tahun pembelajaran.

Pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen ini dengan menjunjung tinggi kejujuran akademik. Di samping itu, diharapkan pula para siswa mampu meraih hasil yang memuaskan, sehingga seluruhnya dinyatakan tuntas dan berhak naik ke jenjang kelas yang lebih tinggi sesuai standar ketuntasan belajar dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama. (Ris)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image