Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image ANDI FIRMANSYAH

Gen Z dan Kebiasaan Serba Instan

Gaya Hidup | 2026-04-27 23:29:57

Kadang kalau lagi buka HP, suka kepikiran satu hal. Kenapa sekarang semuanya kelihatan cepat banget ya? Baru scroll beberapa menit aja, sudah lihat orang jualan laku, konten viral, bahkan ada yang cerita bisa dapat uang dari internet dalam waktu singkat.

Awalnya sih biasa aja. Tapi lama-lama jadi kepikiran juga.

Soalnya, tanpa sadar kita jadi sering ngebandingin diri sendiri. Kayak, “kok orang lain bisa cepat, gue nggak?” Padahal ya kita juga nggak benar-benar tahu apa yang mereka lalui sebelumnya. Yang kelihatan cuma hasil akhirnya aja.

Menurutku, di situ mulai muncul kebiasaan yang agak aneh. Kita jadi terbiasa lihat sesuatu yang serba cepat, dan lama-lama kayak pengen semuanya juga begitu. Padahal kenyataannya nggak sesimpel itu.

Media sosial mungkin punya pengaruh besar. Kontennya cepat, nggak panjang, langsung ke inti. Enak sih, nggak bikin bosan. Tapi mungkin karena itu juga, kita jadi kurang sabar kalau harus ngelakuin sesuatu yang butuh waktu.

Aku sendiri kadang ngerasa begitu. Pas lagi belajar sesuatu yang agak susah, rasanya pengen cepat selesai. Kalau nggak langsung paham, malah jadi malas duluan. Padahal dulu nggak terlalu kayak gitu.

Di sisi lain, memang nggak bisa dipungkiri kalau teknologi itu membantu banget. Banyak hal jadi lebih mudah. Mau cari informasi gampang, mau mulai usaha juga lebih terbuka. Bahkan sekarang kerja pun bisa dari mana saja.

Cuma ya itu kadang kemudahan itu bikin kita salah nangkep. Seolah-olah semua hal bisa didapat dengan cepat. Padahal tetap saja butuh proses, cuma prosesnya nggak selalu kelihatan.

Di kampus juga mulai terasa. Banyak yang lebih fokus ke hasil daripada prosesnya. Yang penting tugas selesai, urusan paham atau nggak itu belakangan. Mungkin bukan karena nggak mau belajar, tapi karena sudah terbiasa cari yang cepat.

Terus soal gagal juga jadi beda rasanya. Sedikit nggak sesuai harapan, langsung kepikiran macam-macam. Mungkin karena kita jarang lihat proses panjang orang lain, jadi nggak kebayang kalau gagal itu sebenarnya hal biasa.

Kalau dipikir-pikir lagi, mungkin bukan teknologinya yang salah. Soalnya tanpa teknologi, kita juga nggak akan dapat banyak kemudahan seperti sekarang. Cuma ya cara kita pakainya yang kadang berlebihan.

Mungkin yang perlu diingat itu simpel sih. Nggak semua hal harus cepat. Nggak semua hal bisa instan juga.

Kadang yang lama itu justru lebih ngena.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image