Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nazmi Dinur Nizar

Ruangan Bersih Tidak Terjadi dengan Sendirinya

Humaniora | 2026-04-26 17:32:56

Banyak orang datang ke sebuah ruangan yang bersih dan nyaman tanpa mengetahui proses di baliknya. Lantai yang kinclong, meja yang rapi, kaca yang bersih, hingga toilet yang nyaman digunakan sering dianggap hal biasa. Padahal, semua itu tidak terjadi begitu saja. Ada petugas kebersihan yang bekerja di balik layar agar ruangan tetap layak dan nyaman digunakan.

Saya bekerja sebagai cleaning service di Mabes Polri dan sudah hampir dua tahun menjalani pekerjaan ini. Bagi saya, bisa bekerja di lingkungan Mabes Polri menjadi kebanggaan tersendiri, karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berada di tempat tersebut, meskipun saya bukan seorang polisi.

Tugas saya setiap hari cukup banyak. Mulai dari membersihkan lantai menggunakan lobby duster dari ujung ke ujung, mengepel lorong, mengecek bagian atap agar tidak ada sarang laba-laba, hingga membersihkan meja, kaca, dan toilet pria maupun wanita, serta membuang sampah.

Saya mulai bekerja dari pukul 06.00 pagi sampai pukul 15.00 sore. Karena rumah saya dekat, saya biasanya berangkat sekitar pukul 05.30 dan hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit perjalanan. Setelah selesai bekerja, saya melanjutkan kuliah dari pukul 17.00 hingga 21.00 malam (Senin sampai Kamis). Tantangan yang paling terasa bagi saya adalah harus bangun lebih pagi setiap hari, serta membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah, ditambah waktu libur yang hanya satu hari dalam seminggu.

Saat bekerja, saya bersyukur belum pernah diremehkan karena pekerjaan ini. Justru banyak orang di tempat saya bekerja yang menghargai kami sebagai petugas kebersihan.

Saya juga bersyukur memiliki lingkungan kerja yang nyaman. Teman-teman kerja saya di gedung ini kebanyakan orang Sunda, sehingga kami cepat akrab dan saling mendukung satu sama lain. Suasana kerja seperti itu membuat pekerjaan terasa lebih ringan.

Bukan hanya teman kerja, pengurus gedung yang merupakan anggota polisi juga sangat menghargai kami. Mereka memperlakukan kami dengan baik dan menurut saya benar-benar menunjukkan arti “memanusiakan manusia”, bahwa setiap pekerjaan layak untuk dihargai.

Dari pekerjaan ini saya belajar tentang kesabaran, keramahan, dan pentingnya menghargai orang lain. Saya menyadari bahwa kita tidak boleh merendahkan pekerjaan siapa pun, karena setiap pekerjaan memiliki peran penting.

Foto yang saya ambil adalah saat saya sedang membersihkan ruangan sebelum acara dimulai. Biasanya ruangan itu akan dipakai untuk acara para pejabat. Sebelum mereka datang, kami harus memastikan semuanya sudah bersih dan siap digunakan.

Lewat tulisan ini, saya ingin mengingatkan bahwa ruangan bersih tidak terjadi dengan sendirinya. Di balik ruangan yang nyaman, ada orang-orang yang bekerja dengan sungguh-sungguh agar kebersihan tetap terjaga.

NAZMI DINUR NIZAR

MAHASISWA STAIDI AL-HIKMAH

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image