Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Athiyah Robbani Alfatin

Umrah Berkali-kali: Ikhtiar Menghapus Dosa dan Menambah Pahala

Agama | 2026-02-23 11:14:12
Sumber: Pinterest

Setiap kali dilakukan dengan niat yang tulus, umrah menjadi sarana membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah. Bahkan Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa umrah ke umrah berikutnya dapat menghapus dosa-dosa di antara keduanya (HR. Bukhari dan Muslim). Artinya, umrah bukan ibadah sekali jalan. Selama mampu dan niatnya benar, umrah boleh dilakukan berulang kali sebagai bentuk kesungguhan beribadah.

Hukum Umrah Berulang: Boleh dan Dianjurkan

Umrah berulang hukumnya sunnah dan dianjurkan. Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyambung haji dengan umrah dan umrah dengan umrah. Namun ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pertama, jangan sampai umrah dijadikan pengganti kewajiban haji. Jika sudah mampu berhaji, maka haji tetap harus diprioritaskan. Kedua, luruskan niat. Umrah bukan untuk pamer, gengsi, atau sekadar gaya hidup. Jangan sampai rajin umrah tapi lalai terhadap keluarga, orang tua, atau kewajiban lain. Ketiga, lakukan sesuai kemampuan. Tidak memaksakan diri dari sisi finansial, kesehatan, dan tanggung jawab keluarga.

Keutamaan Umrah yang Dilakukan Lebih dari Sekali

Ada banyak keutamaan dari umrah, terutama jika dilakukan berulang dengan niat yang baik. Umrah bisa menghapus dosa-dosa kecil di antara pelaksanaannya. Hati yang semula berat bisa kembali ringan dan tenang. Jika dilakukan dengan ikhlas dan benar, umrah mabrur pahalanya adalah surga. Umrah juga menjadi sebab datangnya rezeki. Bukan hanya harta, tapi juga ketenangan hati dan kekuatan iman.

Ibadah yang dilakukan di tanah suci memiliki pahala yang berlipat ganda. Salat di Masjidil Haram nilainya sangat besar, dan umrah menambah nilai ibadah tersebut. Umrah yang rutin melatih jiwa untuk taat, lebih sabar, dan menjauh dari kebiasaan buruk.

Kisah Teladan dari Rasulullah SAW

Pernah ada seorang wanita yang tidak bisa ikut haji bersama Rasulullah SAW. Rasulullah menenangkannya dan bersabda bahwa umrah di waktu lain yaitu umroh Ramadhan bisa bernilai seperti haji bersama beliau. Ini menunjukkan bahwa Allah Maha Adil dan membuka banyak jalan kebaikan bagi hamba-Nya.

Umrah yang dilakukan dengan ikhlas adalah kesempatan besar untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah. Tidak harus sering, tidak harus mewah, yang penting tulus dan sesuai kemampuan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image