Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Deti Prasetyaningrum

Generasi Muda sebagai Agen Perubahan

Agama | 2026-02-19 19:16:29

Pada zaman yang serba digital ini budaya barat lebih mudah masuk dan mempengaruhi kehidupan kita dari berbagai penjuru. Jika pengaruh yang dibawa baik maka tentu akan sangat baik, namun bagaimana jika hal tersebut membawa hal yang buruk? Pastinya akan menghancurkan dan menghilangkan pribadi-pribadi umat islam masa kini apalagi kita sebagai generasi muda.

Munculnya berbagai fenomena yang mulai merusak akhlak, merusak pribadi generasi muda, generasi islam tak lepas dari pengaruh digitalisasi, anak muda yang tidak lagi berpegang teguh pada aqidah, tak lagi berpegang teguh kepada ajaran-ajaran islam. Generasi muda yang berkeputusan hanya sekedar ikut-ikutan.

Padahal seperti yang kita tahu agama adalah petunjuk, agama adalah cahaya, penerangan yang membawa kita dan membimbing kita menuju jalan yang lebih jelas. Maka untuk para pembaca budiman, jadilah generasi yang cerdas, yang mampu memilih dan memilah setiap informasi yang ada supaya tidak terpengaruh dengan kemajuan-kemajuan yang berpotensi pada hal yang negatif.

Pengaruh budaya barat pengaruh digitalisasi yang semakin merajalela semakin membuat dunia berantakan. Munculnya kasus-kasus LGBT yang mulai dinormalisasi, menyatakan bahwa hal tersebut adalah hak setiap manusia, padahal seperti yang kita tahu allah telah melarang bahkan melaknat bagi hamba-hambanya yang mendekati bahkan tega melakukannya. Maka Allah akan melaknat layaknya kaum Nabi Luth. Munculnya berbagai tontonan dan bacaan yang mengenalkan tentang LGBT supaya anak muda saat ini mengenal menjadikan hal tersebut sebagai hiburan, dan perlahan akan muncul pada diri mereka keyakinan bahwa hal tersebut adalah kebenaran.

Allah berfirman dalam q.s al-baqarah ayat 195:

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِۛ وَاَحْسِنُوْاۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ ۝

Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan (dengan tangan sendiri) dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Maka dari itu, hendaklah kita senantiasa menjaga pergaulan serta mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image