Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Louisa Novilia Harsono

Bantu Mitra Desa Selotapak melalui Inovasi Produk Keripik Selada Hidroponik

UMKM | 2026-01-15 19:50:11

Desa Selotapak, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, memiliki potensi pertanian yang cukup besar, salah satunya pada budidaya selada hidroponik. Salah satu mitra KKN di desa ini adalah usaha Selada Rona Hidroponik milik Ibu Yanti, yang selama ini memproduksi selada segar sebagai komoditas utama. Namun, keterbatasan inovasi produk menyebabkan hasil panen hanya dipasarkan dalam bentuk segar dengan nilai ekonomi yang relatif rendah serta berisiko mengalami kerusakan apabila tidak segera terjual.

Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berupaya membantu mitra Desa Selotapak melalui inovasi pengolahan selada menjadi produk keripik selada. Inovasi ini digagas oleh Louisa Novilia Harsono, selaku mahasiswa KKN yang menemukan resep keripik selada serta terjun langsung bersama kelompok dalam proses pengembangan dan pendampingan produksi. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah selada hidroponik sekaligus memperpanjang masa simpan produk agar lebih tahan lama dan memiliki daya jual yang lebih tinggi.

Kegiatan inovasi produk diawali dengan proses sosialisasi dan diskusi bersama mitra terkait peluang pengembangan produk olahan berbahan dasar selada. Selanjutnya, Louisa bersama tim KKN melakukan pendampingan secara langsung dalam proses pembuatan keripik selada, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, penyesuaian resep, teknik pengolahan yang tepat, hingga proses pengemasan produk agar lebih menarik dan higienis. Keripik selada diolah dengan metode sederhana namun tetap memperhatikan kualitas rasa dan tekstur, sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan konsumen.

Selain fokus pada inovasi produk, mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan dalam aspek pemasaran, khususnya pemanfaatan media digital. Mitra diperkenalkan pada strategi pemasaran melalui media sosial sebagai sarana promosi yang efektif dan berbiaya rendah. Dengan adanya pemasaran digital, produk keripik selada diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitar desa.

Dengan adanya inovasi produk keripik selada ini diharapkan dapat menambah nilai jual selada hidroponik, mengurangi risiko kerugian akibat hasil panen yang tidak terserap pasar, serta membuka peluang pasar baru. Inovasi ini juga dinilai mampu meningkatkan daya saing produk lokal Desa Selotapak agar lebih dikenal oleh masyarakat luas” ungkap Louisa Novilia Harsono anggota Kelompok KKN R21 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Inovasi produk berbasis potensi lokal merupakan langkah strategis dalam pemberdayaan masyarakat desa. Pengolahan selada menjadi keripik tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi produk, tetapi juga mendorong kreativitas serta kemandirian pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan mitra Desa Selotapak dapat terus mengembangkan inovasi keripik selada sebagai produk unggulan desa. Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi desa secara optimal.

Penulis : Louisa Novilia Harsono

Prodi : Ilmu Komunikasi

Artikel ini ditulis untuk memenuhi persyaratan Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image