Tahun Baru, Skill Baru: Meng-upgrade Diri Tanpa Ikut-ikutan
Nasihat | 2025-12-24 23:49:01
Setiap tahun baru datang, harapannya hampir selalu sama: ingin jadi versi diri yang lebih baik. Lebih disiplin, lebih produktif, lebih “rapi” hidupnya. Tidak ada yang salah dengan itu. Justru aneh kalau manusia tidak ingin berubah.
Masalahnya, keinginan berubah sering kali datang bukan dari kesadaran, tapi dari rasa takut tertinggal. Kita melihat orang lain tampak melaju—lebih cepat, lebih sukses, lebih siap—lalu tiba-tiba merasa harus ikut berubah juga. Sekarang. Saat ini juga.
Saat Resolusi Bukan Datang dari Kesadaran
Media sosial membuat perubahan terlihat instan. Seseorang unggah pencapaian, lalu kita lupa bahwa di balik itu ada waktu, kegagalan, dan kebosanan yang tidak pernah diposting.Psikolog menyebut ini FOMO—takut ketinggalan. Bukan karena kita benar-benar ingin hal itu, tapi karena orang lain sudah lebih dulu sampai. Di titik ini, resolusi tahun baru berubah dari niat menjadi tekanan.Kita ingin hasil yang sama, tanpa sempat bertanya: apakah ini memang jalanku?
Kita Terlalu Sering Membandingkan ke Arah yang Salah
Membandingkan diri dengan orang lain terasa wajar, tapi jarang sehat. Kita tidak tahu titik awal mereka, beban hidup mereka, atau harga yang sudah mereka bayar.Banding yang lebih jujur sebenarnya sederhana:"apakah hari ini kita sedikit lebih baik dari kemarin?"
James Clear, penulis Atomic Habits, menyebut bahwa perubahan besar hampir selalu lahir dari perbaikan kecil yang konsisten. Bukan dari lonjakan semangat, tapi dari kebiasaan sepele yang diulang tanpa banyak drama.
Tidak viral, tidak keren—tapi jalan.
Motivasi Itu Berisik, Konsistensi Itu Diam
Motivasi sering terasa hebat di awal, lalu menghilang tanpa pamit. Dan itu normal. Motivasi memang bukan bahan bakar jangka panjang.Ahli perilaku dari Stanford menjelaskan bahwa yang membuat perubahan bertahan bukan semangat, tapi kebiasaan. Saat motivasi habis, sistem yang sederhana tetap bekerja.
Konsistensi tidak selalu terasa menyenangkan. Kadang membosankan. Kadang terasa tidak ada hasil. Tapi justru di situlah perubahan sedang dibangun—pelan-pelan.
Perubahan Tidak Harus Terlihat Orang Lain
Tidak semua perubahan perlu diumumkan. Tidak semua kemajuan harus dibagikan. Ada perubahan yang nilainya justru ada karena ia sunyi.Tahun baru seharusnya bukan tentang terlihat berubah, tapi tentang benar-benar bertumbuh. Bukan untuk mengalahkan siapa-siapa, tapi untuk berdamai dengan diri sendiri yang kemarin.
Kalau hari ini kita sedikit lebih jujur, sedikit lebih sadar, atau sedikit lebih konsisten dari sebelumnya—itu sudah cukup.
Sisanya, biarkan waktu yang membuktikan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
