Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Annisa Fadilah

Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD dalam Menghadapi Perkembangan Zaman Digital

Pendidikan | 2025-12-22 21:01:49

Pendahuluan

Bahasa Indonesia merupakan sarana utama dalam proses pendidikan di sekolah dasar karena berfungsi sebagai alat komunikasi, media berpikir, serta wahana pembentukan karakter dan identitas nasional peserta didik. Pada jenjang sekolah dasar, penguasaan Bahasa Indonesia menjadi fondasi bagi keberhasilan siswa dalam mempelajari berbagai mata pelajaran. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia memegang peranan strategis dalam pengembangan kemampuan literasi siswa sejak dini.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar menghadapi berbagai tantangan baru. Fenomena digitalisasi, penggunaan media sosial, serta masuknya budaya global telah memengaruhi pola berbahasa siswa. Kondisi tersebut menuntut adanya penyesuaian strategi pembelajaran agar Bahasa Indonesia tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Fenomena Kebahasaan di Era Digital

Salah satu fenomena yang berkembang saat ini adalah perubahan gaya berbahasa siswa akibat paparan media digital. Peserta didik sekolah dasar semakin terbiasa menggunakan bahasa tidak baku, singkatan, serta campuran bahasa Indonesia dan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini dipengaruhi oleh konten media sosial, permainan daring, serta tayangan digital yang dikonsumsi secara rutin.

Selain itu, minat membaca teks panjang dalam bentuk buku cetak cenderung mengalami penurunan. Siswa lebih tertarik pada konten visual dan audio yang bersifat instan. Fenomena ini berpotensi memengaruhi kemampuan literasi, khususnya dalam keterampilan membaca pemahaman dan menulis secara sistematis. Apabila tidak ditangani dengan tepat, kondisi tersebut dapat berdampak pada rendahnya kemampuan berbahasa siswa sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan kemampuan berbahasa yang efektif, kritis, dan santun. Dalam konteks fenomena kekinian, pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya berfokus pada aspek kebahasaan, tetapi juga pada pengembangan literasi digital. Siswa perlu diarahkan agar mampu menyaring informasi, memahami teks digital, serta mengekspresikan gagasan secara tertulis maupun lisan dengan bahasa yang sesuai.

Guru sebagai fasilitator pembelajaran dituntut untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, seperti video edukatif, teks interaktif, dan platform literasi daring, dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih kontekstual dan selaras dengan perkembangan zaman.

Bahasa Indonesia sebagai Sarana Pembentukan Karakter

Selain sebagai alat komunikasi, Bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik. Melalui pembelajaran teks sastra, cerita rakyat, dan teks naratif bermuatan nilai moral, siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa cinta tanah air. Penggunaan bahasa yang santun dalam interaksi di lingkungan sekolah maupun ruang digital turut membentuk sikap etis siswa dalam berkomunikasi.
Di tengah maraknya fenomena ujaran kebencian dan komunikasi tidak santun di media sosial, pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran strategis dalam menanamkan etika berbahasa sejak usia dini. Dengan demikian, siswa tidak hanya terampil secara linguistik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan moral dalam berbahasa.

Kesimpulan

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam menghadapi fenomena perkembangan zaman, khususnya di era digital. Tantangan berupa perubahan pola berbahasa, pengaruh media sosial, serta menurunnya minat membaca perlu disikapi melalui inovasi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif, peserta didik diharapkan mampu menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar, memiliki kemampuan literasi yang memadai, serta menunjukkan karakter positif sebagai generasi penerus bangsa.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image