Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Kelompok Magang Balaiyanpus DPAD DIY

Dari Rak ke Layar: Inovasi E-Book untuk Mendekatkan Budaya kepada Pemustaka

Pendidikan dan Literasi | 2026-02-25 17:13:20
Dokumentasi hasil pengerjaan e-book

Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Diponegoro menghadirkan inovasi e-book di Ruang Koleksi Budaya saat melaksanakan kegiatan magang di Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY. Inovasi ini digagas sebagai upaya untuk menghadirkan alternatif akses koleksi budaya dalam format digital yang lebih fleksibel dan mudah dijangkau oleh pemustaka.

Gagasan pengembangan e-book berangkat dari pengamatan mahasiswa terhadap pola akses informasi pemustaka yang semakin bergeser ke perangkat digital. Sementara koleksi budaya tersedia dalam bentuk fisik di rak, belum terdapat alternatif penyajian dalam format elektronik. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk merancang e-book sebagai bentuk inovasi layanan berbasis kebutuhan pengguna.

Proses penyusunan e-book dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilahan materi yang relevan, penyusunan kerangka isi yang sistematis, hingga penyederhanaan bahasa agar lebih komunikatif tanpa menghilangkan substansi informasi. Materi yang telah disusun kemudian dikemas dalam format digital dengan memperhatikan tata letak, elemen visual, serta kemudahan navigasi agar nyaman diakses melalui berbagai perangkat.

E-book yang telah selesai dikembangkan kemudian diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi kepada pustakawan dan pemustaka. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan latar belakang pengembangan, alur penyusunan, serta cara mengakses e-book secara digital.

Dokumentasi kegiatan sosialisasi e-book kepada pemustaka

Respons yang diperoleh menunjukkan tanggapan positif. Salah satu pemustaka dari SMK Batik 2 Surakarta menyampaikan bahwa isi e-book dinilai lengkap dan tampilannya menarik. “Aku waktu buka dan baca-baca, isinya lengkap banget. Selain itu, dari segi tampilan juga nggak ngebosenin dan bisa buat cari informasi secara lengkap tanpa kesusahan,” ujarnya.

Dokumentasi kegiatan sosialisasi e-book kepada pustakawan

Dari sisi pustakawan, inovasi ini juga mendapat apresiasi. “Yang utama itu adalah takjub, karena memang di Ruang Koleksi Budaya belum pernah ada e-book,” ungkap pustakawan Ruang Koleksi Budaya. Kehadiran e-book tersebut dinilai sebagai langkah awal yang membuka kemungkinan pengembangan layanan digital di masa mendatang.

Melalui inovasi yang diinisiasi mahasiswa ini, koleksi budaya tidak hanya hadir dalam bentuk fisik di rak, tetapi juga dalam format digital yang lebih fleksibel. Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa kontribusi mahasiswa dalam kegiatan magang tidak hanya bersifat observatif, tetapi juga dapat menghadirkan gagasan inovatif yang relevan dengan perkembangan layanan perpustakaan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image