David Jacobs, Memiliki Kekurangan Menyerah? Tidak Hingga Jadi Atlet Indonesia
Olahraga | 2026-02-25 16:49:50Punya kekurangan? menyerah? Harusnya Lo jadi seperti puzzle, yang dimana Lo harus berusaha untuk menutupi kekurangan. Kenapa harus seperti puzzle? Karena kaya kehidupan kita yang sering berantakan, kita harus berusaha memperbaikinya seperti semula. Lo juga harus inget roda itu berputar, kadang dibawah kadang juga diatas, di real life ketika kita sedang berada diatas kita harus sadar bahwa kita juga pernah ada dibawah. Perlu diketahui! Kita juga harus seperti lebah yang bekerja keras dan berjuang untuk membuat tempat tinggalnya, dan mengumpulkan nektar yang sangat manis seperti dia. Jangan malah berjuang dan kerja keras yang tidak ada hasilnya, kaya lo ngejar dia eh dianya malah sama orang lain.
Keterbatasan fisik bukan jadi halangan seseorang untuk berprestasi, tetap semangat dan berjuang untuk meraih kemenangan. Dian David Michael Jacobs atau dikenal juga dengan nama David Jacobs, beliau adalah seorang atlet para tenis meja, yang kemarin mengharumkan nama Indonesia diajang ASEAN paragames di Solo yang berhasil meraih empat medali emas. Beliau bermain di empat kategori yaitu tunggal putra, ganda putra, ganda campuran dan beregu putra semua kategori itu mendapatkan medali emas semua. Berikut hal-hal yang membanggakan dari David Jacobs.
Meraih medali perungu di Olimpiade cabang Tenis Meja
Generasi muda yang memiliki berbagai macam kesempatan dan peluang prestasi seharusnya mencontoh sosok David Jacobs. Dengan segala kekurangannya dia bisa mengharumkan nama Indonesia. Bukan hal mudah? Masuk logika? Ah kamu pikir pasti kita tidak mampu. Hidup dengan kekurangan memiliki dampak bagi fisik ataupun mental.
Salah satu anggota TIMNAS disabilitas
Yang tadinya David Jacobs bermain tenis meja hanya karena hobby ketika waktu kecil, tidak disangka dari hobbynya itu David Jacobs berhasil menjadi salah satu anggota Timnas Disabilitas.
Juara 1 KEJURNAS
Dengan semangat, konsisten dan kerja kerasnya David Jacobs, berawal dari hobby menjadi tujuan dan mampu menjadi juara 1 di KEJURNAS dan dapat membanggakan Indonesia.
Kita bisa melihat yang memiliki kekurangan tidak semuanya selalu berisi dengan kata, menyerah dan juga mengeluh. Ada juga yang berjuang untuk meraih impiannya dan berjuang untuk mendapatkan prestasi. Bahkan ada juga yang berjuang untuk mengharumkan nama negaranya. Tanpa kita sadari ketika kita melihat seseorang yang memiliki kekurangan, beliau terus berusaha, berjuang, dan kerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mereka tidak ada kata menyerah, mereka selalu semangat untuk meraih apa yang ingin mereka capai. Kita yang tidak memiliki kekurangan tidak boleh kalah dengan seseorang yang mempunyai kekurangan. Kita yang tidak memiliki kekurangan malah malas-malasan untuk bekerja dan berjuang, sedangkan yang memiliki kurangan sangat berjuang dan semangat untuk bekerja. Disini kita juga dapat menilai dibalik kekurangan pasti ada kelebihan, dan dibalik kelebihan pasti kekurangan.
Penulis: Bagas, Syarif, Andika, Bezaro, Daswara, Dhandy
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
