Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Sufyan Syafii

Munas Asosiasi Mahad Aly Indonesia III, Tentukan Ketua Baru

Info Terkini | 2025-12-01 23:06:23

KH Nur Salikin terpilih menjadi Ketua baru bagi Asosiasi Mahad Aly Indonesia (AMALI) periode 2025-2030. Mudir Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta ini terpilih secara pemilihan umum para Mudir Mahad Aly se-Indonesia di Jombang pada Jumat malam (28/11/2025) dalam agenda Musyawarah Nasional III Mudir Mahad Aly Nasional.

Kegiatan yang bertempat di Pesantren Tebu Ireng ini, dimulai sejak 28–30 November 2025. Bertempat di Gedung Yusuf Hasyim dan dihadiri oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz, serta para dzurriyyah Tebuireng seperti KH. Irfan Yusuf dan KH. Riza Yusuf. Turut hadir pula Direktur PD Pontren, Dr. H. Basnang Said, M.Ag, serta Kepala Subdit Pendidikan Ma’had Aly, Dr. Mahrus El-Mawa, M.Ag.

Kegiatan dua hari ini, membahas tiga garis besar; Seminar taktis rancangan program Mahad Aly Nasional, Sidang Komisi hingga Pleno Mudir Mahad Aly Nasional, dan Pemilihan Ketua Umum baru Asosiasi. Dengan dihadiri lebih dari 80 orang Mudir se-Indonesia ini, forum ini adalah ruang strategis untuk membahas masa depan Mahad Aly se-Indonesia.

Mahad Aly sendiri adalah jenjang pendidikan tinggi keagamaan Islam yang setara dengan perguruan tinggi (S1) dan berada di lingkungan pondok pesantren. Mahad Aly fokus pada penguasaan ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning, dengan tujuan mencetak kader ulama atau ahli agama yang memiliki pemahaman mendalam. Mahasantrinya belajar melalui sistem yang khas pesantren namun dengan kurikulum akademik yang lebih terstruktur.

Ketua Umum terpilih, KH Nur Salikin berharap, semoga dengan amanah baru ini dapat membawa kemaslahatan bagi masa depan Mahad Aly selanjutnya, “saya berharap, amanah ini bisa menjadikan Asosiasi Mahad Aly terus berkembang lebih baik dan semakin diakui dunia”, ungkapnya.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image