Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Bona Ega Saut Halomoan

Omicron akan Menambah Keburukan Ekonomi?

Bisnis | Tuesday, 15 Feb 2022, 02:57 WIB

Kementerian Kesehatan mengumumkan varian Omicron masuk ke Indonesia. Varian tersebut ditemukan berdasarkan dari pasien berinisial N yang merupakan salah satu pekerja di bagian kebersihan di RSDC Wisma Atlet. Dari temuan tersebut berimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan per Jumat (17/12/2021) melemah di posisi 6.584. Para pelaku pasar mulai merespons usai terdeteksinya varian baru Omicron di Indonesia.

Direktur Eksekutif Institute for Development Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad mengatakan, sama seperti varian Delta yang terjadi pada pertengahan tahun 2021. Varian Omicron perlu diwaspadai agar wabahnya tidak meluas, sentimen pasar yang membuat IHSG hari ini Jumat (17/12/2021) melemah merupakan gambaran awal dari kondisi yang nanti akan terjadi jika Omicron tak terkendali di Indonesia.[1]

Dampak yang sudah sangat jelas yakni masyarakat akan kembali menahan diri untuk belanja dan mulai menarik diri untuk lebih berhati-hati terhadap adanya varian baru tersebut. Kondisi ini yang nantinya akan berdampak besar ke perekonomian dan rakyat kecik pun akan mengalami penurunan pendapatan kembali di awal tahun 2022.

Meskipun demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tetap optimis bahwa pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terjadi karena keberhasilan Indonesia dalam melewati puncak kasus Covid-19 menjadi capaian tersendiri mengingat hingga saat ini masih terdapat beberapa negara yang berusaha untuk keluar dari puncak kasus.

Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir, mengingatnya dari dampak atau efek varian Omicron ini tentu bisa menimbulkan sejumlah risiko. Di sisi lain juga negara - negara di dunia saat ini sudah lebih bisa mengantisipasi varian Omicron ini karena sudah pernah menghadapi varian-varian Covid-19 sebelumnya. Selain itu juga tingkat vaksinasi harus di tingkatkan baik secara global dan di Indonesia. Namun kita perlu mengantisipasi dampak varian baru ini, misalnya terhadap sektor pariwisata Indonesia, terutama dalam pergerakan wisatawan domestik dan asing, karena varian baru ini pemerintah perlu melakukan pembatasan padahal Indonesia masih dalam proses pemulihan ekonomi pasca varian Delta. Kita juga perlu terus mendukung kebijakan pemerintah dengan terus meningkatkan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, percepatan vaksinasi ke seluruh Indonesia.

[1] https://tirto.id/omicron-masuk-indonesia-apa-dampaknya-bagi-ekonomi-ri-gmm6

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image