Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rosita Astiani Silmi

Urine Kodok Dapat Membutakan Mata, Mitos atau Fakta?

Edukasi | 2024-06-08 11:32:03

Benarkah jika mata terkena urine kodok dapat menyebabkan kebutaan? Kodok merupakan hewan yang biasanya ditemukan di lingkungan air, seperti rawa, danau, atau sungai. Mereka termasuk hewan amfibi, artinya memiliki kemampuan untuk hidup di air dan di darat. Mereka juga melakukan metabolisme untuk mempertahankan hidupnya. lalu, bagaimana kodok dapat melakukan pertahanan diri?


Kodok yang merasa terancam dengan keberadaan manusia akan mengeluarkan urinenya sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri. Akan tetapi, tidak semua spesies kodok melakukan perlindungan dirinya dengan cara tersebut. Bahkan terdapat sebagian spesies kodok yang beracun melakukan perlindungan dirinya dengan cara mengeluarkan bau maupun mengeluarkan cairan dari kulit yang terdapat pada daerah punggungnya (Baker, et al., 2012). Namun, seiring berjalannya waktu terdapat banyak perbincangan mitos dan fakta tentang urine kodok. Apakah kalian pernah mendengar beberapa pernyataan tentang urine kodok dapat membutakan mata? lalu, bagaimana tanggapan menurut kalian, apakah hal tersebut merupakan pernyataan mitos atau fakta? Mari kita bahas dan kupas bersama.


Pernyataan yang menyatakan bahwa urine kodok dapat menyebabkan kebutaan pada mata sudah mulai tersebar di lingkungan masyarakat. Karena pernyataan tersebut, tak heran jika banyak masyarakat yang mulai mempertanyakan mitos atau fakta jika urine kodok dapat menyebabkan mata mengalami kebutaan. apakah hal tersebut hanya mitos belaka atau merupakan menjadi fakta yang sesuai? Ternyata, pernyataan tentang urine kodok dapat membutakan mata adalah pernyataan yang tidak benar. hal itu semua hanya sebuah mitos saja ya, karena urine kodok hanya cairan dari produk sampingan proses metabolisme yang tidak diperlukan dalam tubuh kodok.


Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Kats el al,1986 yang menyatakan bahwa "Kandungan urine kodok mirip urine manusia sebagaimana urine-urine hewan lain pada umumnya, yaitu mengandung garam dan urea (Kats, et al.,1986).
Hingga saat ini belum terdapat penelitian dan bukti ilmiah urine kodok membutakan mata manusia, serta belum terdapat kasus ditemukannya kebutaan karena mata terkena urine kodok. Urin kodok hanya dapat menyebabkan iritasi dan pandangan kabur sementara jika terkena mata manusia yang secara langsung di kucek sehingga terkontaminasi dan mengalami infeksi pada mata. Namun, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa urin kodok mungkin memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang bisa berguna untuk melawan infeksi mata.


Perlu diketahui bagi para masyarakat bahwa mata dapat buta diakibatkan karena terjadi kerusakan pada mata yang dapat disebabkan oleh beberapa penyakit seperti peradangan pada saraf mata, kemudian tumor pada retina ataupun saraf mata, kelainan pada genetik dan penyebab lainnya.
Dengan penjelasan tersebut sudah dapat menjawab pernyatan yang tersebar di lingkungan masyarakat tentang urine kodok dapat membutakan mata, bahwa hal tersebut hanya mitos yang beredar.


Sumber

Baker. B W. Cooper, J. E., & Cooper, M. (2012) Forensic Science and Herpetology. The Herpetological Journal, 22(2), 71-72.


Katz, U., Pagi, D., Hayat, S., & Degani, G. (1986). Plasma Osmolality, Urine Composition and Tissue Water Content Of The Toad Bufo vindis Laur. in Nature and Under Controlled Laboratory Conditions Comparative Biochemistry and Physiology Part A: Physiology, 85(4), 703-715.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image