Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image rachellaurell

Human Relation dalam Dinamika Kehidupan

Eduaksi | 2024-05-12 09:40:30

Dalam kehidupan kita sebagai manusia tentu tidak bisa lepas dari yang namanya interaksi dengan manusia contohnya teman, keluarga, tetangga di lingkungan tempat tinggal.

Dalam istilah komunikasi Public Relation yang didalamnya ada istilah Human Relation menurut (Siagian, 2014) human relation adalah hubungan manusiawi secara keseluruhan yang terjalin dengan baik, baik berupa formal maupun informal yaitu antara atasan dengan bawahan yang dibina dan dipelihara sehingga tercipta suatu tujuan. Sesuai namanya ilmu ini tentu mengkaji bagaimana manusia berinteraksi secara personal dan bagaimana menjalin hubungan yang baik.

Menurut Jack Halloran dalam bukunya "Aplled Human Relations an Organizational Approach", menyatakan bahwa hubungan antar manusia adalah "a study of how people work together to statify personal needs and organizational goals". Lebih jauh lagi, Fred J. Carvel merumuskan arti hubungan antar manusia sebagai berikut : "Human relations is the integrations of people into a work situation thats motivaties them to work together productively, and with economic, psychological and social statificatons". Yang mana artinya ialah hubungan antar manusia adalah perpaduan dari orang- orang ke dalam suatu kerja yang mendorong mereka untuk bekerja sama secara produktif, sehingga tercapainya kepuasan dari berbagai segi. Jadi dapat disimpulkan bahwa Human Relation atau Hubungan antar manusia adalah aktivitas komunikasi antar individu manusia atau kelompok dalam berbagai kegiatan dan kepentingan yang dilakukan baik secara persuasif, sugestif, komunikatif demi menciptakan teamwork yang baik.

Banyak contoh Human Relation yang kita lakukan tiap harinya, seperti : menjalin komunikasi dengan orang tua saat hendak berangkat sekolah/kerja/keluar rumah, berbincang, menyapa tetangga tiap kali bertatap muka di gang atau di jalan, selalu konsultasi masalah tugas kuliah dengan dosen, presentasi atau meeting bersama team di kantor, menjalin relasi dengan pihak eksternal kantor, membangun networking dengan orang baru di tempat nongkrong dan sebagainya.

Dalam Human Relation sangat penting adanya komunikasi yang baik, berdasarkan hasil peneltian para ahli komunikasi menyatakan bahwa komunikasi antar personal secara tatap muka adalah yang psling ampuh dalam upaya mengubah sikap, pandanggan dan perilaku. Komunikasi antar personal dapat menguasai situasi komunikasi berdasarkan kerangka acuan / frame of reference yang mencakup bidang pengalaman / field of experience. Kemampuan lainnya dari komunikasi antar personal secara tatap muka adalah komunikator dapat menangkap tanggapan secara langsung pada saat ia sedang melakukan komunikasinya. Dengan kata lain, dalam situasi komunikasi seperti itu "umpan balik" terjadi seketika /immediate feedback/ shingga komunikator mengetahui apakah komunikasi yang sedang berlangsung itu berhasil atau gagal.

Jadi disarankan untuk melakukan negosiasi, problem solving atau pertama kali membangun relasi lakukanlah dengan bertatap muka, karena cara ini akan lebih efektif dibanding dengan bertatap maya, misalnya saja ketika adik di rumah sedang mengalami kesulitan mengurung diri di kamar dan tidak bisa move on dari pacarnya sebagai kakak ingin sekali membantunya namun sangat disayangkan karena masih berada di kantor maka lakukan lah mediasi setelah pulang dari kantor bawakanlah makanan kesukaan sang adik ketuk kamar secara perlahan jika mau dibukakan pintu temui langsung bicara secara tatap muka, berikan sentuhan menenangkan bukan justru memaki atau memarahinya ini akan memberikan umpan balik secara langsung, sang adik akan merasa tenang dan tidak sedih lagi berbeda jika hanya melalui layar ponsel apa lagi hanya dengan kalimat pesan singkat. Setelah kiat ini dilakukan hubungan kakak adik pun bisa terjalin makin erat dan masalah terselesaikan.

Hindari untuk bersikap arogan dan menganggap diri sendiri yang paling benar, sehingga kebenaran dari luar yang lebih objektif justru akan terpental oleh dinding arogan yang dibuat sendiri.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image