Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Shinta Dwi Prasasti

Resensi : Bukan Sekedar Wangsit dan Klenik: Pesan Sejarah dari Buku Dari Balik Pusara

Pendidikan dan Literasi | 2023-11-09 19:42:53
        Buku
Buku " Dari Balik Pusara Cerita Perjalanan ke Makam Makam Kuna" (Dokumentasi Pribadi)

"Saya ingin menceritakan jika makam kuna bukan hanya lokasi mencari wangsit dan klenik tetapi juga tempat untuk menggali nilai serta cerita sejarah lokal"

Itulah salah satu tujuan dari Syaeful Cahyadi, penulis buku ini. Tulisan dari hasil ziarahnya ke berbagai makam kuno di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Keberadaan makam kuno di Nusantara khususnya di Jawa tidak bisa dilepaskan dari tradisi ziarah. Tradisi ziarah merupakan tradisi yang sudah melekat pada masyarakat Jawa. Tradisi ini dilakukan tidak hanya ke makam leluhur. Ziarah juga dilakukan kepada sejumlah orang yang dianggap sebagai wali atau tokoh yang dikeramatkan dan dianggap dapat memberi berkah.

Buku berjudul Dari Balik Pusara Cerita Perjalanan ke Makam Makam Kuna karya Syaeful Cahyadi ini memuat 25 artikel. Semuanya adalah hasil kunjungannya ke sejumlah makam kuno.

***

Dua penulis, Iqbal Aji Daryono dan Puthut EA, memberikan testimoni bahwa buku ini menawarkan kebaruan sudut pandang. Sejarah Jawa coba diceritakan dari keberadaan makam-makam. Ditambah lagi penulisnya adalah orang yang memang melakukan kegiatan ziarah tersebut.

Sementara kata pengantar ditulis M. Lutfi Ghozali, seorang penulis yang dijuluki Sarjana Kuburan (Sarkub). Ini semakin mempertegas tujuan penulisan dari buku ini. Bukan untuk membahas sisi klenik atau mistis. Sejarah lokal dan nilai penting bagi masyarakat adalah poinnya.

Artikel dalam buku ini ditulis dengan model feature (berita kisah). Ini menjadikan pembaca lebih mudah memahaminya. Pembaca serasa diajak ikut serta berkunjung ke makam-makam tersebut.

Keberadaan sumber-sumber ilmiah yang dicantumkan seperti History of Java nya Raffles, buku buku De Graaf, Sejarah Indonesia Modernnya M.C. Riklefs, Kuasa Ramalannya Peter Carey maupun Babad Tanah Jawinya W. Olthof menjadikan buku ini semakin menarik. Penulis mampu meramunya dengan apik, sehingga pembaca tidak merasa sedang membaca tulisan ilmiah.

Sumber-sumber di atas adalah sumber yang memang sudah sering digunakan para sejarawan dalam kajian Sejarah Jawa. Hanya saja tidak semua orang mau membacanya, karena ketebalannya. Maka upaya dari penulis dengan menjadikannya sebagai referensi patut diacungi jempol. Data yang ada kemudian dipadukan penulis dengan kisah dari para juru kunci maupun warga sekitar.

***

Membaca buku ini, mengingatkan saya pada buku karya antropolog George Quinn ,Wali Berandal Tanah Jawa. Buku yang juga membahas budaya ziarah masyarakat Jawa. Quinn memosisikan diri sebagai pengamat asing. Pengamat asing yang dibuat heran, kagum, dan sering bingung setiap terjun ke alam ziarah Jawa. Bagi saya buku karya George Quinn ini masih bersifat ilmiah, meski labelnya ilmiah populer.

Sementara buku Dari Balik Pusara ini adalah buku yang bisa dibaca sambil santai. Metodologi dalam penulisan yang digunakan pun sangat simpel. Penulis menguraikannya dalam kata pengantar. Dirinya datang berziarah, mendeskripsikan komplek makam, kemudiaan menulis soal tokoh utama di makam tersebut. Data makam dan para tokoh di dalamnya berasal dari cerita juru kunci, warga dan beberapa referensi. Artinya tulisan dalam buku ini bukan sekedar makam kuno. Lebih tepatnya, kumpulan tulisan tentang makam kuno para tokoh Jawa di masa terdahulu, terutama di masa Mataram Islam, beserta kisah hidup mereka.

Penulisannya tidak menggunakan metode sejarah. Penulis mengakui tidak merasa berhak untuk melakukan kritik sumber, karena merasa bukan sejarawan. Namun sejatinya buku ini telah melakukan kritik sumber di tingkat yang paling awal. Penggunaan buku-buku referensi yang saya sebut judulnya di atas tadi telah membuktikan upaya penulis untuk menyampaikan informasi sebaik mungkin kepada masyarakat

Informasi yang tertera di dalamnya bisa lebih mudah dipahami dan menunjukkan bahwa sejumlah makam tersebut telah pernah dikaji oleh para ahli. Bagi saya buku ini sudah mencapai tujuannya, mampu dipahami masyarakat luas. So, buku ini layak untuk dibaca dan melengkapi pustaka tentang makam makam kuno.

Identitas Buku

Judul Buku : Dari Balik Pusara Cerita Perjalanan ke Makam-Makam Kuna

Penulis : Syaeful Cahyadi

Penerbit : Buku Langgar

Cetakan : Pertama, September 2023

Tebal : vi + 240 hlm

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image