Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Salsabila Widiah Maya

Tahukah Kamu, Apa itu self-love?

Eduaksi | 2021-12-15 22:47:46
image by pixabay

Menurut Deborah Khoshaba Psy.D, self love yaitu suatu apresiasi terhadap diri sendiri yang bersifat dinamis, yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, dan spiritual kita—tindakan yang membuat kita dewasa (Psychology Today, 2012).

Kalian tidak asing lagi bukan dengan kata self-love? Ya tentu saja tidak, bagi remaja masa kini kata self-love bukan lagi suatu hal yang baru. Kata ini justru sering kali diucapkan kepada temannya atau dirinya sendiri ketika sedang tidak percaya diri.

Sebagian orang pasti tahu arti self-love itu adalah mencintai diri sendiri. Namun, biasanya orang tersebut hanya mengetahui artinya tanpa tahu apa sih makna self-love itu.

Berikut adalah 4 aspek self-love yang harus dilakukan agar terciptanya rasa cinta terhadap diri sendiri serta mengetahui makna self-love yang sebenarnya itu seperti apa:

1. Self-awareness

Self-awareness atau kesadaran diri adalah kemampuan untuk memahami proses berfikir kita. Artinya apakah proses berfikir kita bisa mempengaruhi emosi dalam diri kita sendiri atau tidak. Dengan adanya kesadaran diri, kita bisa memhadapi atau menghindari situasi yang membuat kita tidak nyaman. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan self-awareness yaitu membuat jurnal atau sebuah catatan harian tentang emosi, pikiran, dan tindakan yang kita lakukan.

2. Self-worth

Self-worth adalah penilaian terhadap diri kita sendiri dan apakah bisa menerima diri kita dalam keadaan apapun (Rogers, 1959). Menurut Erol dan Orth (dalam Ekawardhani et al., 2019) self-worth juga bisa mempengaruhi kebahagiaan kita. Kita harus yakin bahwa diri ini sangat berharga serta tidak perlu memenuhi kriteria orang lain terhadap kita untuk merasa berharga.

3. Self-esteem

Self-esteem berbeda dengan self-worth. Self-esteem adalah penilaian terhadap diri kita sediri yang berhubungan dengan perilaku dan karakter serta pencapaian yang kita miliki. Self-esteem berkaitan dengan rasa puas dan nyaman dengan siapa kita sebenarnya, dimana kita berada, serta apa yang kita miliki.

4. Self-care

Self-care adalah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk menjaga kesehatan fisiknya, emosianal, sosial, serta membantu berkembangnya seseorang dengan jalan sehat (Myers, Sweeney, Popick, Wesley, Bordfeld, & Fingerhut, 2012). Self-care juga bisa mencegah terjadinya stress. Kita bisa menonton film, mendengarkan musik, melakukan hal-hal yang kita sukai atau yang lainnya untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental kita.

Daftar pustaka:

Wulandari, I. G. A., & Widiasavitri, P. N. (2021). Self-Care Mahasiswa Sarjana Psikologi dengan Ketertarikan Psikologi Klinis. Psycho Idea, 19(2), 137-150.

Buwana, A. C. FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA.

Mutiwasekwa, S. L. (2019, November 12). Self-love. Diperoleh dari: https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-upside-things/201911/self-love

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image