Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Denni wahyudi

DPP GMI Sebut Sigit Prabowo Patut Diperhitungkan dalam Pilpres 2024 Mendatang

Politik | Monday, 23 Jan 2023, 21:11 WIB

Jakarta,- Hampir genap 2 Tahun kepemimpinan Polri oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sejak dilantiknya pada Rabu, 27 Januari 2021, oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Melalui visi Presisi (prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan) Polri berhasil mendapatkan peningkatan kepercayaan publik sebesar 62,4 Persen yang di rilis oleh berbagai lembaga survei.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Generasi Milenial Indonesia (DPP GMI) Albar menilai, Kapolri telah membawa perubahan yang signifikan bagi tubuh Polri dan kemajuan besar bagi Negara Republik Indonesia.

“kepuasan publik terhadap Polri yang mengalami kenaikan tidak terlepas dari konsistensi Kapolri melalui visi Presisi (prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan)”. Ujar nya.

Ia menambahkan, dalam beberapa hal Kapolri telah melakukan berbagai gebrakan; pertama, sektor penegakan hukum terutama mengatasi kejahatan terhadap kekayaan negara Polri berhasil melakukan pemulihan aset sebesar Rp. 3,9 trilliun.

Kedua, sikap tegas yang menetapkan Ferdy Sambo menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J dan komitmen untuk pengusutan perkara tersebut secara tuntas. Ketiga, mempertahankan citra Polri yang tidak antikritik dengan terus melakukan pembenahan menjadi organisasi yang modern.

keempat, menginstruksikan seluruh jajaran Polri tidak pandang bulu dalam melakukan proses penegakan hukum di Indonesia. Hal tersebut menjadi faktor kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo di percaya publik.

“Situasi ini menjelaskan reformasi ditubuh kepolisian sedang berjalan di bawah kepemimpinan beliau, artinya secara perlahan Institusi dikembalikan ke khitahnya, yakni mengayomi dan melindungi masyarakat tanpa terkecuali”. Terang Albar.

Atas capaian tersebut, ia juga meyakini Kapolri Listyo Sigit Prabowo patut diperhitungkan dalam Pilpres 2024 mendatang mewakili kalangan kepolisian.

Sosok yang humanis serta memiliki kecapakan intelektual yang mumpuni dianggap sebagai modal dalam meraih simpatik masyarakat. Kinerjanya juga akan mudah dikonversi menjadi elektoral.

“Beliau juga dikenal sebagai polisi yang santun, ramah, sejuk, dan komunikatif terhadap semua golongan. Terlebih dengan jabatan yang diemban, bukan sesuatu yang mustahil untuk bisa masuk laga”. Tutup Albar.(*)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar
 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image