Prosedur 2021, Begini Cara Mengurus AJB ke SHM!

Image
SUGENG
Eduaksi | Wednesday, 21 Jul 2021, 18:56 WIB
Ilustrasi. (Foto: SG)

JAKARTA - Ini merupakan prosedur terbaru untuk mengurus Akte Jual Beli (AJB) sampai menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Apalagi, legalitas adalah menjadi prioritas terpenting dibandingkan kualitas produk maupun akses serta fasilitas beragam jenis properti. AJB merupakan salah satu jenis dokumen penting sekaligus sebagai bukti pembelian properti misalnya seperti rumah maupun apartemen.

BACA JUGA: Tawarkan Kemudahan, Integrasi Layanan Publik Terus Dipercepat!

Selanjutnya, agar mempunyai kekuatan hukum lebih tinggi AJB bisa diubah dan diurus sesuai prosedur menjadi SHM. Istilah pengurusan ini, bisa dibilang sebagai permohonan peningkatan hak dari AJB menjadi SHM. Nah sebelum itu, pahami dulu pengertian AJB dan SHM. AJB merupakan bukti sah pembelian properti, pembuatan AJB ini dilakukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

BACA JUGA: Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

Sementara SHM yaitu sertifikat kepemilikan atas tanah atau properti, jenis sertifikat ini memiliki kekuatan hukum tertinggi, berbeda dengan jenis sertifikat yang lain, status kepemilikan di SHM tidak perlu diperpanjang, bisa diwariskan dan dapat digadai. Karena keistimewaan ini lah, disarankan jika saat ini hanya memiliki legalitas dalam bentuk AJB disarankan segera mengubahnya ke SHM.

BACA JUGA: BPN Tingkatkan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi

PERSYARATAN AJB KE SHM

Sebelum mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) persiapkan terlebih dulu berkas yang harus diserahkan diloket pelayanan. Diantaranya yaitu:

Fotokopi KTP Fotokopi Kartu KeluargaFotokopi NPWP Akta Jual BeliBukti Pembayaran PBB Surat Bebas Sengketa Tanah dari Kelurahan.

CARA MENGURUS

Kemudian bagaimana cara mengurus AJB menjadi SHM. Ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, pendaftaran bisa dilakukan secara online dengan mengirim berkas dalam bentuk file PDF ke email resmi BPN setempat. Tunggu balasan email tersebut, hingga mendapat jadwal yang sudah ditentukan hari dan tanggalnya.

Setelah sudah mendapat jadwal, datang ke loket di kantor BPN untuk dilakukan validasi berkas. Jangan lupa, berkas asli dibawa seperti KTP, KK, NPWP, AJB, bukti pembayaran terakhir PBB, serta surat keterangan tidak sengketa dari kelurahan. Kemudian, akan dilakukan pengesahan surat pengukuran.

Setelah berkas diterima oleh pihak BPN, langkah selanjutnya mereka akan melakukan pengukuran tanah di rumah. Untuk itu jangan lupa untuk memberikan alamat lengkap rumah saat mengajukan permohonan, agar petugas pengukuran BPN menemukan rumah dengan mudah.

Setelah melakukan pengukuran, petugas BPN akan melakukan pemetaan dan pencetakan luas rumah dan kemudian mereka akan membuat surat ukur dan mengesahkannya.

Langkah selanjutnya petugas BPN akan menerbitkan SK Hak Atas Tanah dalam bentuk Sertifikat Hak Milik dan kemudian SHM ini bisa langsung diambil di lokasi kantor BPN tempat mendaftar. Biaya ubah AJB ke SHM pada dasarnya dibagi menjadi beberapa tahapan, contohnya untuk pengurusan SHM dengan luas tanah 100 meter persegi, maka perinciannya disejumlah daerah sebagai berikut.

Biaya pengukuran : Rp 124.000

Biaya Panitia : Rp 354.000

Biaya Pendaftaran : Rp 50.000

Total Biaya : Rp 528.000

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Salam Merdeka

Image

Dengan Antusias, Lapas Karanganyar Nusakambangan Ikuti Lomba Permainan Tradisional yang Diikuti Pula

Image

Dua Warga Binaan Terorisme Lapas Karanganyar Ucap Sumpah Ikrar Kesetiaan NKRI

Image

Waspada! Sebagian Upaya Phising Menyasar Sektor Keuangan di Indonesia

Image

Muslim Life Fest Dukung Pergerakan Industri Halal Indonesia

Image

Indonesia dalam Perangkap Utang

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image