Raih Nilai Sertifikasi Hingga 97,5, 15 Mahasiswa Terima Beasiswa
Info Terkini | 2026-10-19 13:11:31
Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih beasiswa Global Financial Literacy Henkel–ACCA Certification Scholarship 2026. Seluruh penerima beasiswa tersebut berhasil menyelesaikan pelatihan dan ujian sertifikasi dengan nilai tertinggi mencapai 97,5 dari 100. Capaian ini menunjukkan kompetensi dan daya saing mahasiswa Akuntansi UAD dalam bidang literasi keuangan dan akuntansi berstandar internasional.
Program beasiswa tersebut merupakan hasil kolaborasi Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) Regional Asia Pasifik dan PT Henkel. Para penerima beasiswa bersaing dengan lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan politeknik di Indonesia.
ACCA merupakan organisasi profesi akuntan global yang berpusat di London, Inggris. Berdiri sejak 1904, organisasi ini menawarkan kualifikasi profesional yang diakui secara internasional. Melalui program sertifikasi tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan di bidang akuntansi serta literasi keuangan sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Dari 15 mahasiswa penerima beasiswa, tiga mahasiswa terbaik diundang menghadiri Certificate Awarding Ceremony ACCA & Henkel Indonesia Global Financial Literacy Scholarship 2026 di KPMG Jakarta, Mori Tower, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Ketiganya adalah Nofah Nur Fadhilah, Ana Dencia do Espírito Santo, dan Saskia Putri Medina. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 7-9 Oktober 2026 tersebut, mereka didampingi oleh dosen Akuntansi UAD, Dr. Andreas Vernando, S.E., M.Sc.
Acara penganugerahan terdiri atas sesi diskusi panel serta penyerahan sertifikat kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan program sertifikasi ACCA. Diskusi panel mengangkat tema “The Accountant as a Financial Literacy Champion” dengan menghadirkan Kusumaningsih Angkawidjaja, Partner KPMG Indonesia; Dr. Anton Wardaya, CEO Wardaya College; serta Setiadi Sutanto, Head of Finance & Compliance Henkel Indonesia. Sesi tersebut dimoderatori oleh Natasha Kimberly dari ACCA Indonesia Members Panel (IMP).
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengakuan atas penyelesaian sertifikasi, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai peran akuntan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Pengalaman berinteraksi dengan praktisi industri diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tantangan dan peluang profesi akuntan di tingkat global.
Keberhasilan 15 mahasiswa tersebut menjadi capaian positif bagi Program Studi Akuntansi FEB UAD dalam mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa melalui program sertifikasi profesional. Ke depan, partisipasi dalam program serupa diharapkan terus membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring profesional, dan mempersiapkan karier di bidang akuntansi yang berdaya saing internasional. (Mawar)
uad.ac.id
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
