Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image MK25PRODUCTION

Manfaatkan Lahan Sisa, KKM Kelompok 54 Kramatwatu Hadirkan Program Mini Garden

Info Terkini | 2026-08-28 18:36:15

SERANG – Mahasiswa KKM Kelompok 54 Kramatwatu melaksanakan program kerja Mini Garden sebagai upaya memanfaatkan lahan sisa yang sebelumnya belum digunakan secara optimal. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) di lahan milik Pak Haji Amir yang berada di RT 03 RW 02, Desa Kramatwatu.

Program Mini Garden merupakan inisiatif mahasiswa untuk mengubah lahan kosong menjadi kebun sayur sederhana yang produktif. Selain memanfaatkan lahan yang tersedia, program ini juga mengusung konsep pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam, seperti botol plastik dan ember rusak.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKM Kelompok 54 bertanggung jawab mulai dari tahap perencanaan, penyiapan lahan, hingga proses penanaman. Lahan yang digunakan merupakan milik Pak Haji Amir, salah satu warga setempat yang secara sukarela mengizinkan lahannya untuk dimanfaatkan sebagai lokasi program kerja mahasiswa.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melakukan penyiapan lahan. Mahasiswa membersihkan area dari rumput liar dan sampah yang terdapat di sekitar lokasi. Setelah itu, tanah digemburkan agar lebih siap digunakan sebagai media pertumbuhan tanaman.

Tidak hanya memanfaatkan lahan kosong, mahasiswa juga menggunakan barang bekas sebagai media tanam alternatif. Botol plastik dan ember rusak terlebih dahulu disiapkan dan diberi lubang pada bagian bawah untuk memastikan sirkulasi serta drainase air berjalan dengan baik.

Setelah lahan dan media tanam siap, mahasiswa mulai menanam sejumlah jenis sayuran, yaitu kangkung, bayam, sawi, dan kemangi. Jenis tanaman tersebut dipilih karena relatif mudah dirawat dan memiliki masa panen yang cukup singkat, yakni sekitar 20 hingga 25 hari, sehingga sesuai untuk konsep kebun sayur sederhana di lingkungan masyarakat.

Usai proses penanaman, mahasiswa melakukan penyiraman awal untuk menjaga kelembapan tanah dan mendukung proses pertumbuhan bibit. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan memberikan penjelasan mengenai cara perawatan tanaman kepada pihak yang nantinya dapat membantu menjaga keberlangsungan Mini Garden.

Penjelasan tersebut mencakup jadwal penyiraman, cara mengenali tanda-tanda pertumbuhan tanaman yang sehat, hingga perkiraan waktu panen. Dengan demikian, perawatan tanaman diharapkan dapat terus dilakukan meskipun kegiatan penanaman awal telah selesai.

Program Mini Garden dilatarbelakangi oleh keinginan mahasiswa untuk mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area yang memiliki nilai guna. Di sisi lain, penggunaan botol plastik dan ember rusak sebagai media tanam juga menjadi contoh sederhana bahwa barang bekas masih dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.

Melalui program ini, mahasiswa KKM Kelompok 54 Kramatwatu turut mendorong pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar secara lebih bijak dan berkelanjutan. Mini Garden diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa lahan yang terbatas sekalipun dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan dalam skala rumah tangga maupun lingkungan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image